News Video Sripo

Lomba Perahu Bidar Peringati HUT RI Ke- 73

"Lomba perahu Bidar tradisional tahunan kembali dilakukan dalam rangka menyambut HUT Republik Indonesia ke 73. Lomba sudah dimulai

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Antuasiasme masyarakat Kota Palembang terlihat saat menyaksikan lomba perahu Bidar tradisional. Sudah sejak pukul 10 pagi pelataran Benteng Kuto Besak dipadati ribuan masyarakat Kota Palembang yang ingin menyaksikan adu cepat perahu khas Palembang tersebut.

Meski cuaca terik menghiasi Kota Palembang, tidak menyurutkan langkah para pendayung dan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan RI tersebut. Punto (30) bersama anak dan Istrinya rela datang dari Kabupaten Ogan Ilir guna menyaksikan perahu khas Sumatera Selatan tersebut berjalan membelah sungai Musi.

"Kami dari OI pagi nak nyaksike lomba perahu Bidar, kami dapat infonya Minggu lalu katanya perahu Bidar akan diadakan lagi, jadi tadi pagi kami kesini untuk menyaksikan perahu tersebut," ungkapnya.

Lomba yang diikuti oleh 7 tim dari masing-masing instansi diinisiasi oleh dinas Pariwisata Kota Palembang. Menurut Isnaini Madani, lomba perahu Bidar ini sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap Asian Games dan Wonderful Palembang Event yang menjadi salah satu bagian event nasional.

"Lomba perahu Bidar tradisional tahunan kembali dilakukan dalam rangka menyambut HUT Republik Indonesia ke 73. Lomba sudah dimulai sejak jam 10 pagi dengan babak penyisihan terlebih dahulu," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, saat ditemui Sripo di pelataran Benteng Kuto Besak, saat menyaksikan lomba perahu Bidar, Jumat (17/8).

Adapun ke peserta yang mengikuti lomba perahu Bidar tersebut yakni, PT Pusri, Kabupaten Ogan Ilir, PT Pertamina, ESDM Provinsi Sumatera Selatan, dan Anugerah Sakti. Pertamina Dan ESDM bahkan menurunkan dua tim dalam lomba perahu Bidar tersebut.

"Yang masuk ke babak final ialah tim dari PT Pusri, OI, Pertamina dan ESDM. Keempat tim yang lolos berhak mengikuti partai final memperebutkan hadiah jutaan rupiah," ungkapnya.

Untuk lomba bidar tradisional ini, hanya satu-satunya di Indonesia yang sampai saat ini masih lestari. Event ini juga diadakan sebagai bentuk untuk melestarikan kebudayaan asli masyarakat Sumsel dan meningkatkan pariwisata Kota Palembang. Sebab, untuk 1 perahu bidar harus berukuran panjang 29 meter, lebar 1.5 meter dan tinggi 0.8 meter. Untuk 1 tim maksimum 57 orang, yang terdiri dari 1 orang juragan/kemudi, 1 orang tukang timba air, dan 55 pendayung.

"Untuk tahun ini memang peserta lomba sedikit berkurang karena salah satu kordinatornya yang biasa mengirim 6 kapal sedang naik haji, sehingga tidak dapat mengirimkan delegasinya dalam perhelatan lomba," bebernya.

Start lomba dimulai dari eks dermaga Fery 35 Ilir di kapal Segentar Alam dekat Dishub, lalu finish ke depan panggung kehormatan BKB Palembang. Begitu juga dengan rute perahu hias yang diiringi dengan atraksi dan parade dari peserta. Masyarakat bisa menonton langsung di BKB maupun dari atas Ampera.

Selama jalannya lomba rute angkutan air sementara ditutup untuk umum. Maka itu disbudpar Palembang sudah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dishub, polair, dan sebagainya. Untuk tim juri ada dari TNI/Polri, seniman, dan pihak terkait. 

Kabupaten Ogan Ilir yang menggunakan kostum merah-merah berhasil memenangkan lomba perahu Bidar mengungguli empat pesaing lain yang berhasil lolos ke babak Final usai melewati babak penyisihan. Posisi kedua dimenangkan oleh ESDM Provinsi Sumsel tim B. Untuk juara tiga ada PT Pertamina tim A disusul juara Harapan, oleh PT Pusri Palembang.

Tidak hanya dimeriahkan dengan perahu hias, masyarakat juga sempat menyaksikan atraksi jet ski yang ditunjukan oleh komunitas Jet Ski Air yang bekerja sama dinas Pariwisata dalam rangka memeriahkan perhelatan lomba perahu hias.

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved