Berita Lahat

Terjadi Penurunan Tanah di Jalan Dalam Kota Lahat. Kendaraan Berat Diimbau Tak Lalui Jalur Kota

Selain padatnya arus, kecelakaan terjadi akibat jalan di sepanjang RE Martadinata banyak yang bergelombang hingga menyebabkan

Terjadi Penurunan Tanah di Jalan Dalam Kota Lahat. Kendaraan Berat Diimbau Tak Lalui Jalur Kota
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Salah satu titik jalan bergelombang di RE Martadinata Lahat. Tampak padat lalu lalang kendaraan. 

Laporan Wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

SRIPOKU. COM, LAHAT -- Banyaknya pengendara yang mengalami lakalantas di sepanjang jalan RE Martadinata, Kota Lahat mendapat perhatian khusus baik Pemkab Lahat maupun Polres Lahat.

Selain padatnya arus, kecelakaan terjadi akibat jalan di sepanjang RE Martadinata banyak yang bergelombang hingga menyebabkan khususnya bagi pengendara motor oleng saat melintas.

Baca: Hypermart Hadirkan Potongan Harga Spektakuler, Mulai dari Produk Elektronik hingga Minyak Goreng!

Banyak jalan bergelombang sendiri ditenggarai akibat rusaknya gorong dan bergesernya plat dekker yang ada disisi jalan ditambah banyaknya kendaraan bertonase berat melintas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lahat, Mirza A ST mengakui adanya jalan bergelombang tersebut.

Pihaknya sendiri, dikatakan Mirza sudah mendata terkait jalan rusak di kawasan tersebut yang diakibatkan penurunan tanah.

Baca: Tak Lagi Dibuat Penasaran, Begini Cara Lihat Pesan WhatsApp (WA) yang Sudah Dihapus

Rencananya, ujar Mirza akan dipasang plat dekker baru di lokasi tersebut tahun 2019 mendatang.

"Kita sudah memantau beberapa bulan lalu bahwa ada penurunan tanah. Kita berharap agar kendaraan berat jangan melintas dulu agar tidak memperparah jalan," pintanya.

Terpisah, Kepala Dishub Kabupaten Lahat, Deswan Irsyad mengatakan, pihaknya telah memberlakukan pengalihan jalur kepada mobil truk dan angkutan lainnya agar tidak melalui jalur kota.

Baca: Venue Roller Sport Siap Sambut Atlet Asian Games 2018, Medali Emas jadi Target Utama

"Rambu larangan sudah sejak lama dipasang bahwa tidak boleh masuk lewat kota. Namun memang kurangnya kesadaran," ungkap Deswan, seraya mengatakan pihaknya mengalihkan jalur tersebut ke jalur Jalan Lingkar (Jalan Lingkar Lintas Sumatera, Desa Manggul -Bengkurat).

Sementara itu, Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi S.Ik melalui Kasat Lantas Polres Lahat AKP Dhani Prasetya menegaskan bahwa pihaknya juga sering melakukan penindakan agar truk dan kendaraan besar lainnya tidak lewat kota.

Baca: Begini Gaya Iko Uwais Saat Bersanding dengan Artis Hollywood di Trailer Film Mile 22

Namun memang masih ada kendaraan yang masih melewati kota, termasuk kendaraan besar yang memang beroperasi di Kota Lahat.

Dijelaskannya pula bahwa masalah kecelakaan yang terjadi bisa menjadi peringatan berbagai pihak.

"Selain pentingnya kesadaran dan ketertiban berkendara juga kehati- hatian dan kesadaran para pengguna jalan,"ujarnya.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved