Home »

Video

News Video Sripo

Bisnis Narkoba,Napi Lapas Merah Mata Kendalikan Oknum Sipir Jadi Kurir

Dihadapan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Adi menangis tersedu-sedu dan mengakui

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - -Dihadapan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Adi menangis tersedu-sedu dan mengakui perbuatannya yang berperan sebagai kurir narkoba,Senin (06/08/2018).

Peran Adi sebagai kurir narkoba ini, ternyata dikendalikan Rizki (26), narapidana (napi) Lapas Merah Mata Palembang yang merupakan jaringan asal Aceh.

"Sudah empat kali saya antar dan ambil narkoba sesuai pesanan atas perintahnya (Rizki).

"Jangan pecat saya, anak saya ada dua dan masih kecil-kecil. Tolong jangan pecat saya pak," ujar Adiman alias Adi (36), sipir Lapas Merah Mata yang menjadi tersangka narkoba, ketika rilis perkara di Mapolda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman KM 4 Palembang, Senin (6/8/2018).

Saya benar-benar menyesal pak," ujar Adi yang terus mengusap air matanya kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang mengintogerasinya.

Tersangka Adi dibekuk petugas Ditres Narkoba Polda Sumsel di kawasan Jalan Tanjung Api-api tepatnya di simpang lampu merah Bandara SMB II Palembang, Kamis (2/8/2018) pukul 15.00.

Ketika digeledah di dalam mobil yang dikendarai tersangka Adi, petugas mendapatkan uang tunai senilai Rp120 juta.

Tersangka Adi mengakui, bahwa uang itu hasil penjualan narkoba. Petugas pun kemudian menuju ke rumah si pembeli dan rumah ternyata sudah kosong. Namun saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapatkan barang bukti satu paket narkoba sabu-sabu seberat 209,56 gram.

Dari pengembangan petugas, Adi mengakui bahwa dirinya merupakan kaki tangan Rizki (36), seorang napi yang mendekam di tempatnya bertugas di Lapas Merah Mata.

Halaman
12
Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help