Berita Muaraenim

Hari Lingkungan Sedunia, PTBA Gelar Lomba Rakit Tradisional Bersihkan Sampah di Sungai Enim

Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Lingkungan Sedunia, PTBA menggelar lomba rakit tradisional dengan membersihkan sampah plastik

Hari Lingkungan Sedunia, PTBA Gelar Lomba Rakit Tradisional Bersihkan Sampah di Sungai Enim
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak warga antusias mengikuti lomba rakit tradisional di Tanjungenim. 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM-- Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Lingkungan Sedunia, PTBA menggelar lomba rakit tradisional dengan membersihkan sampah plastik di sepanjang Sungai Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Minggu (5/8/2018).

Direktur Operasional umum PTBA Suryo Eko didampingi GM UPTE Suhedi, tujuan dari kegiatan ini selain untuk mengenalkan rakit sebagai alat transportasi tradisional, juga ingin memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang ke sungai terutama sampah plastik.

Untuk itu pihaknya menggelar lomba rakit tradisional sambil memungut sampah plastik di aliran Sungai Enim.
"Jadi kita bukan siapa cepat, tetapi siapa yang paling banyak membawa sampahnya itu yang menang," ujar Eko.

Dikatakan Eko, sebenarnya banyak sekali potensi wisata yang bisa digarap terutama di Kota Tanjungenim, mulai dari wisata alam, buday, sejarah, kuliner dan sebagainya. Namun tinggal kesadaran dari masyarakatnya untuk menciptakan dan mendukung kota Tanjungenim sebagai kota wisata.

Baca:

Pesan Taksi Online ke Prabumulih & Bawa Kabur Mobil, Pria Ini Berhasil Diringkus, Ini Pengakuannya

Dua Jambret Beraksi di Kambang Iwak, Satu Pelaku Tewas Ditembak & Satunya Kritis!

Sebab dengan semakin banyak wisata dan orang yang datang ke Tanjungenim, maka akan semakin besar geliat perekonomian di Tanjungenim mulai dari souvenir, home stay/penginapan, kuliner dan jasa lainnya.

Tapi itu semua harus didukung dengan tekad yang kuat semua elemen masyarakat, dan tidak bisa instan tetapi bertahap.

"PTBA akan berupaya memfasilitasinya, namun masyarakat harus mendukung. Kasihan nanti, masyarakat Tanjungenim hanya jadi penonton di tempat sendiri," ujarnya.

Masih dikatakn Eko, kegiatan ini, diikuti oleh 150 orang yang berasal dari ring I PTBA yakni dari Kabupaten Muaraenim dan Kabupaten Lahat. Peserta selain akan mendapatkan hadiah juga akan mendapatkan doorprize dari PTBA.

Sementara itu Kepala Dinas BLH Muaraenim Kurmin, pihaknya sangat menyambut baik kegiatan lomba rakit tradisional sambil memunguti sampah plastik di sepanjang aliran Sungai Enim.

Dan kedepan hal tersebut terus dilakukan buka hanya pada saat ada lomba namun dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk ia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai karena selain akan mengotori dan mencemari lingkungan juga akan merusak ekosistem, dan pendangkalan sungai yang akhirnya menyebabkan banjir dan sebagainya.(*)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help