Berita Palembang

Meski Persiapannya Terbatas, Siswa Al Azhar Cairo Palembang Sabet Medali Emas di Ajang Internasional

Perwakilan dari Al Azhar Cairo Palembang adalah sebanyak 14 anak terdiri dari empat anak pelajar SMP dan 10 anak dari sekolah dasar.

Meski Persiapannya Terbatas, Siswa Al Azhar Cairo Palembang Sabet Medali Emas di Ajang Internasional
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Para pelajar dari Al Azhar Cairo Palembang berhasil menjuarai kejuaraan Matematika dan Bahasa Inggris di Singapura, Kamis (2/8/2018) 

Laporan Wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kurang dari sebulan, setelah mendapatkan juara olimpiade di Seoul Korea, beberapa pelajar dari sekolah Al Azhar Cairo Palembang kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah Internasional.

Kali ini siswa siswi dari Palembang ini berhasil menjuarai world Mathematics Olympiad, Asian Final Round dan The 8th Global Finals Of Speak International Competition.

Tak tanggung-tanggung, kali ini para pelajar tersebut berhasil meraih satu emas, tiga perak dan lima perunggu untuk mata pelajaran Matematika dan satu emas, tiga perak dan tiga perunggu untuk mata pelajaran Bahasa Inggris.

"Alhamdulillah anak-anak bisa meraih emas dua mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris di Singapura," kata Guru Pendamping Yeni Hartati, Kamis (2/8/2018), saat ditemui di sekolah Al Azhar Cairo Palembang.

Menurut Yeni, yang menjadi spesial kali ini adalah persiapan anak-anak dalam mengikuti lomba di Singapura justru hanya sepekan sebelum perhelatan tersebut.

"Kita punya waktu persiapan selama seminggu, kita generasi anak-anak persiapan hanya tiga jam setiap hari," kata Yeni.

Yeni mengatakan, perwakilan dari Al Azhar Cairo Palembang adalah sebanyak 14 anak terdiri dari empat anak pelajar SMP dan 10 anak dari sekolah dasar.

"Anak-anak berhasil menyingkirkan 1.250 peserta dari enam negara yang berkompetisi," kata Yeni.

Namun, meski berhasil meraih emas, perak dan perunggu di ajang internasional kali ini, pihaknya tetap belajar dari pengalaman mereka selama berada di Singapura.

Menurut Yeni, pada lomba tersebut beberapa anak didiknya masih terkendala mengenai pembacaan soal Matematika menggunakan Bahasa Inggris dan Mandarin.

Hal ini tentunya akan dilakukan perbaikan oleh pihaknya pada ajang berikutnya.

"Soal Matematika dibacakan menggunakan Bahasa Inggris dan Mandarin itu salah satu catatan kita, kedepan kita akan perbaiki, " kata Yeni. (*)

===

Baca: Agar Selamat dari Percobaan Pembunuhan, Ibu Lurah Pura-pura Mati

Baca: Dikenal Mahal, Berikut 8 Selebriti yang Sering Gunakan Tas Hermes, No 6 Ternyata Lelaki!

Baca: Jadi Pembicara di Indonesia Economic Forum, Alex Noerdin Bangga Sumsel Membangun Tanpa APBD

Baca: Cewek yang Jenguk Ahok di Penjara Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Ungkap Punya Orang Dalam!

Baca: Masih Ingat Serial Superhero Ksatria Baja Hitam? Begini Nasib Pemeran Utamanya Sekarang

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved