Berita Empatlawang

Kades Sakit, Warga Terpaksa Ambil Sendiri Bantuan Rastra ke Kantor Dinsos Empatlawang

"Kepala desanya baru pulang dari rumah sakit abis operasi, jadi belum bisa mengurusi bantuan Rastra, terpaksa mereka sendiri yang ambil ke Dinsos,"

Kades Sakit,  Warga Terpaksa Ambil Sendiri Bantuan Rastra ke Kantor Dinsos Empatlawang
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Warga Tanjungning Simpang menerima bantuan beras Rastra di kator Dinos Empatlawang, Kamis (2/8/2018). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG -- Warga Desa Tanjung Ning Simpang, Kecamatan Saling, Kabupaten Empatlawang yang merupakan penerima bantuan beras sejahtera (Rastra) terpaksa mengambil bantuan rastra langsung ke kantor Dinas Sosial Empatlawang, Kamis (2/8/2018).

Hal ini karena kepala Desa Tanjung Ning Simpang berhalangan hadir untuk mengurusi bantuan tersebut.

Puluhan warga diantar mobil pick up membawa bantuan beras yang diberikan Dinsos di area kantor untuk mereka bawa kerumah.

"Kepala desanya baru pulang dari rumah sakit abis operasi, jadi belum bisa mengurusi bantuan Rastra, terpaksa mereka sendiri yang ambil ke Dinsos," kata Fafif Fortuna, Kabid Penanganan Sosial dan Fakir Miskin Dinsos Empatlawang.

Dikatakan Fafif, bantuan Rastra ini untuk tiga bulan sejak Mei, Juni, dan Juli 2018.

Sejauh ini untuk tiga bulan ini Kecamatan yang sudah menerima bantuan Rastra adalah di Tebingtinggi, Saling, Paiker, Ulumusi Pendopo Barat dan Sikapdalam.

Jumlah total penerima bantuan Rastra adalah sebanyak 12.141 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Empatlawang.

Dikatakan Fafif, jumlah penerima harus sesuai KPM data penerima yang bisa saja berubah sesuai kondisi dilapangan

Bagi penerima bisa direvisi bisa melibatkan tenaga Tagana, petugas keluarga harapan, dan tenaga TKSK dari Dinsos, jika penerima ada yang kaya bisa direvisi karena sebelumnya menggunakan data penerima tahun 2015.

Ris, salah seorang warga Tanjung Ning Simpang mengatakan, beras yang mereka terima sebanyak 10 kg per bulan dinilai kurang.

"Sebetulnya bantuan 10 kg perbulan ini masih kurang, dan tiga bulan baru nerima, kalau bisa ditambah lagi bantuan berasnya karena keluarga kami saja ada 5 orang, 10 kg sebulan kurang, " kata Ris.

===

Baca: Berani Tantang Murka Indonesia, Kapal Induk Inggris Sampai Kaget Setengah Mati Disergap Prajurit TNI

Baca: Meski Persiapannya Terbatas, Siswa Al Azhar Cairo Palembang Sabet Medali Emas di Ajang Internasional

Baca: Agar Selamat dari Percobaan Pembunuhan, Ibu Lurah Pura-pura Mati

Baca: Dikenal Mahal, Berikut 8 Selebriti yang Sering Gunakan Tas Hermes, No 6 Ternyata Lelaki!

Baca: Jadi Pembicara di Indonesia Economic Forum, Alex Noerdin Bangga Sumsel Membangun Tanpa APBD

Penulis: Awijaya
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved