News Video Sripo
Penampakan Full Gerhana Bulan Total Darah di Palembang
Aktivitas gerhana bulan total super blood moon ini merupakan gerhana terlama di abad ke-21
Penulis: Rahmad Zilhakim | Editor: Igun Bagus Saputra
Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim
SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Fenomena langit gerhana bulan total blood moon alias gerhana bulan darah di langit Palembang, Sumatera Selatan semalam bisa dinikmati dari semua wilayah.
Pantauan Sripoku.com, gerhana bulan mulai terjadi sejak pukul 01.00 hingga puncaknya pukul 03.00 di langit Palembang yang bertahan hingga pukul 04.00
Aktivitas gerhana bulan total super blood moon ini merupakan gerhana terlama di abad ke-21
Seperti diketahui, gerhana bulan total tadi malam berbeda dengan gerhana bulan sebelumnya yang bersamaan dengan Supermoon, GBT (Gerhana Bulan Total) kali ini bertepatan dengan Minimoon.
Saat puncak gerhana semalam, jarak Bumi dan Bulan diperhitungkan sebesar 406.100 kilometer.
Artinya, ini lebih jauh dari jarak Bumi dan Bulan biasanya yang hanya 384.400 kilometer.
"Secara tak resmi Bulan dengan fase purnama yang bertepatan atau hampir bertepatan dengan saat Bulan menempati titik apogee-nya dikenal sebagai Minimoon," kata Marufin.
Itu adalah warna biru di paras bulan.
"Sapuan warna biru di paras Bulan akibat hamburan cahaya Matahari oleh molekul-molekul Ozon," ujar Marufin.
"(Hal ini) menjadi lebih bisa diamati dengan baik (saat GBT terjadi)," sambungnya.
Marufin juga menjelaskan keistimewaan gerhana bulan akhir minggu ini adalah karena faktor cuaca.
"Gerhana ini terjadi pada musim kemarau. Sehingga langit relatif akan lebih bersih," ujarnya.
Ini berarti GBT kali ini akan lebih mudah diamati karena risiko tertutup mendung jadi lebih kecil.
Seolah menambah keistimewaannya, pada gerhana kali ini bulan akan berdampingan dengan planet Mars di langit Indonesia.
"Gerhana Bulan ini bertepatan dengan saat Mars berada pada posisi terdekat dengan Bumi dalam 15 tahun terakhir," kata Marufin.
"Magnitudonya (Mars) diperkirakan -2,7 (normalnya hanya -0,5) sehingga jauh lebih mudah diamati," pungkasnya.