Berita OKU Selatan

Kawanan Gajah Mengamuk dan Merusak 10 Unit Rumah Warga di KAbupaten OKU Selatan

Sebanyak 5 ekor kawanan gajah berjenis betina mengamuk dan merusak rumah warga di Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan.

Kawanan Gajah Mengamuk dan Merusak 10 Unit Rumah Warga di KAbupaten OKU Selatan
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Satu unit rumah warga di Dusun VII Desa Sidodi Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan Sumsel rata dengan tanah akibat dirusak kawanan gajah. 

Laporan wartawan sripoku.com, Alam Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Kawanan gajah kembali mengamuk dan merusak sejumlah rumah penduduk di Talang Baru Dusun VII Desa Sidodadi di Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan yang terjadi sejak dua pekan terakhir.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, sedikitnya ada 10 rumah yang rusak oleh amukan gajah yang terjadi dalam kurun waktu dua pekan terkahir dengan rincian 8 rumah rusak ringan, 1 satu rumah rusak berat dan 1 rumah yang rata dengan tanah.

Kemudian terdapat sejumlah kebun yang juga di rusak oleh kawanan gajah yang diketahui berjenis kelamin betina yang berjumlah 5 ekor.

Untuk menghindari amukan gajah sejumlah penduduk terpaksa mengungsi ketempat yang lebih aman guna terhindar dari sesuatu yang tidak diinginkan.

Salah satu rumah warga di Talang Baru Dusun VII Desa Sidodadi di Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan yang dirusak gajah.
Salah satu rumah warga di Talang Baru Dusun VII Desa Sidodadi di Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan yang dirusak gajah. (SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH)

Pemerintah wilayah setempat, melalui Camat Tarmizi, SE, menghimbau warga yang berada di sekitaran lokasi untuk mengungsi ketempat yang lebih aman sebelum proses relokasi dari dinas BKSDA.

"Untuk warga yang tinggal di tempat perlintasan gajah selalu dihimbau untuk mengungsi terlebih dahulu, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,"Kata Camat, Minggu (22/7/2018).

Sementara itu Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengatakan saat ini pihaknya tengah mengusahakan proses relokasi ketempat yang telah ditentukan.

"Kita rencanakan akan di relokasi ke tempat yang telah ditentukan dengan cara di tembak bius yang selanjutnya di angkut menggunakan gajah pikat dan dinaikan ke dalam kendaraan mobi yang telah disiapkan," ujar Herman, Polhut seksi wilayah III.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya tengah mengupayakan dana terkait pemindahan gajah sesuai tempat yang akan ditentukan.

"Saat ini kita tengah mengupayakan dana untuk relokasi kemungkinan di SM Gunung Raya bisa juga di tempatkan pada lokasi yang lain sesuai dengan pertimbangan dan keputusan pimpinan,"terangnya.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved