Update SFC
Jadwal Live Streaming Sriwijaya FC vs Mitra Kukar, Setelah Ditinggal 8 Pemain, Selasa (17/7/2018)
Link live streaming pertandingan Sriwijaya FC vs Mitra Kukar. SFC akan menghadapi partai sulit saat berhadapan dengan Mitra Kukar
SRIPOKU.COM - Link live streaming pertandingan Sriwijaya FC vs Mitra Kukar.
SFC akan menghadapi partai sulit saat berhadapan dengan Mitra Kukar dalam lanjutan Gojek Liga 1 Indonesia.
Dengan skuad seadanya, Sriwijaya FC wajib berhasil setidaknya meraih satu poin untuk tetap mampu bersaing di papan atas.
Seperti diketahui, beberapa saat sebelum melakukan keberangkatan, Manajemen Sriwijaya FC baru saja mengumumkan hasil evaluasinya.
Hasilnya mengejutkan.
Dari sembilan pemain yang diisukan akan dilepas hanya satu pemain yakni Bio Paulin yang dipertahankan oleh pemain, sementara delapan sisanya resmi dilepas.
Para pemain yang resmi dilepas oleh manajemen SFC ialah, Hamka Hamzah, Alfin Tuasalamony, Adam Alis, Novan Seya Sasongko, Rahmad Hidayat, Patrcik Wanggai, serta duo Mali, Ndiaye dan Makan Konate.
Keberangkatan tim Sriwijaya FC ke Tenggarong guna melakoni laga lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 melawan Mitra Kukar yang akan dimainkan Selasa (17/7) mendatang sedikit mengalami hambatan.
Bahkan dikarenakan kesulitan mendapat tiket penerbangan ke Balikpapan, jadwal keberangkatan laskar wong kito pun harus mengalami perubahan.
Jika biasanya Teja Paku Alam dkk berangkat H-2 hari pertandingan, maka kali ini dimajukan sehari lebih cepat.
"Sejak kemarin tiket untuk ke Balikpapan full booked dan kami baru dapat tiket di tanggal 17 nanti. Kesulitan yang sama juga dirasakan tim tuan rumah dan pagi tadi (Sabtu, 14/7) baru bisa kembali setelah melakoni laga away di Jogja 2 hari lalu," jelas sekretaris PT SOM Faisal Mursyid saat dihubungi Sabtu (14/7) sore.
Untuk itu, pihaknya memutuskan berangkat lebih cepat ke Jakarta sembari terus mencari tiket lanjutan ke Balikpapan.
"Jadi pemain diberangkatkan dari Palembang, Sabtu (14/7) malam dan menginap di Jakarta, kita berharap Minggu (15/7) sudah mendapatkan tiket walau kemungkinan bisa juga melalui 2 kloter keberangkatan nantinya," ungkapnya.
Kebijakan ini pun disebutnya diambil untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk terkait keberangkatan tim ke Pulau Kalimantan kali ini.
"Kalau menunggu di Palembang cukup beresiko, jadi lebih baik mencari tiket di Jakarta," tambahnya.