Presiden Jokowi Kunjungi Palembang
Warga Desa Pangkalan Gelebak Padati Pinggir Jalan Menunggu Kedatangan Presiden Jokowi
Hal itu ditunjukan warga dengan beramai-ramai berdiri di pinggir jalan menunggu kedatangan orang nomor 1 di Indonesia tersebut.
Penulis: Rangga Erfizal | Editor: Ahmad Sadam Husen
Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Antusiasme tinggi ditunjukan masyarakat Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Banyuasin, menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo.
Hal itu ditunjukan warga dengan beramai-ramai berdiri di pinggir jalan menunggu kedatangan orang nomor 1 di Indonesia tersebut.
Bahkan sambutan meriah juga ditunjukan oleh anak-anak dari kelompok Marching Band dari SMP 1 Rambutan, serta ibu-ibu kelompok rebana Al Husna.

===
Kedatangan Jokowi ke Desa Pangkalan Gelebak merupakan giat Satgas Desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Kunjungan kerja tersebut guna meresmikan pembangunan jalan desa yang dibangun menggunakan dana anggaran desa atau bantuan Padat Karya Tunai (PKT).
Kunjungan ke desa Pangkalan Gelebak juga dimanfaatkan oleh warga Desa Sako yang berbersebelahan dengan Desa Pangkalan Gelebak.
Menurut Amran (55), salah seorang warga, ia ingin melihat kedatangan sang presiden.

===
"Sering liat pak Jokowi di TV, pengen liat langsung. Jarang-jarang bisa lihat langsung," ungkapnya disela-sela menunggu kedatangan Presiden Jokowi.
Menurut Kades Pangkalan Gelebak, Cutin, desanya telah menerima total Dana Desa sejak 2015-2018 sebesar Rp. 2.586.994.108, dengan rincian :
Tahun 2015 sebesar Rp. 270.655.000, Tahun 2016 sebesar Rp. 606.955.000, Tahun 2017 meningkat menjadi Rp. 772.902.050, dan Tahun 2018 meningkat lagi menjadi Rp. 936.482.058.
Tahun ini Dana Desa yang diterima di desa digunakan untuk melaksanakan PKT berupa berbagai kegiatan, yakni pengecoran jalan desa sepanjang 300 M X 3 M X T 20 CM, dengan biaya sebesar Rp. 284.133.380, untuk upah tenaga kerja sebesar Rp. 86.432.000 setara HOK 30 %, dan dilaksanakan selama 30 Hari.
Selain itu juga Dana Desa sebesar Rp. 200.613.134, digunakan untuk pembangunan pengecoran jalan sepanjang 290 M, upah tenaga kerja sebesar Rp. 62.123.000 setara HOK 30 %, dan diselesaikan selama 30 Hari.
