Berita Palembang

Nilai Pelayanan di Kecamatan Lamban, Ratusan Warga Rela Antre Panjang Demi Dapat E-KTP

Ratusan masyarakat memadati gedung Asrama Haji di Jalan Letjen Harun Sohar Palembang, Rabu (11/7/2018) pagi.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Reigan Riangga
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Ratusan masyarakat memadati gedung Asrama Haji di Jalan Letjen Harun Sohar Palembang, Rabu (11/7/2018) pagi. Baik laki-laki maupun perempuan nampak rela antre panjang demi mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ratusan masyarakat memadati gedung Asrama Haji di Jalan Letjen Harun Sohar Palembang, Rabu (11/7/2018) pagi. Baik laki-laki maupun perempuan nampak rela antre panjang demi mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) dalam program yang digagas oleh Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA)

 Kendati pelayanan baru dimulai pukul 09.00, tak sedikit warga yang sudah sejak pagi buta datang ke sana demi mendapatkan giliran lebih awal.

Tak hanya mencetak E-KTP bagi warga yang sudah melakukan perekaman, program tersebut juga melayani pencetakan ulang bagi masyarakat kehilangan ataupun mengganti E-KTP yang sudah rusak.

Meski antrian sangat membludak, namun pada hari pertama ini warga nampak tertib dengan mengikuti proses dari antre pengambilan nomor hingga melakukan perekaman.

"Saya sudah lama melakukan perekaman tapi tidak jadi-jadi sekitar setahun lalu. Nunggu panggilan dari kantor camat juga tak kunjung ada, jadi lebih baik kesini langsung jadi. Tidak masalah harus antre panjang," ujar David, seorang warga Plaju yang sedang membuat E-KTP di Asrama Haji Palembang.

Baca: Tujuh Orang Tim Advokasi Dodi-Giri Serahkan Permohonan Sengketa ke Bawaslu Sumsel

Menurutnya, program tersebut sangat bagus. Sebab warga Indonesia sudah jengah janji-janji pihak terkait untuk mendapatkan KTP elektronik tersebut.

Ratusan masyarakat memadati gedung Asrama Haji di Jalan Letjen Harun Sohar Palembang, Rabu (11/7/2018) pagi. Baik laki-laki maupun perempuan nampak rela antre panjang demi mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).
Ratusan masyarakat memadati gedung Asrama Haji di Jalan Letjen Harun Sohar Palembang, Rabu (11/7/2018) pagi. Baik laki-laki maupun perempuan nampak rela antre panjang demi mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Warga pun sudah mosi tidak percaya dengan pemerintah mengenai pembuatan E-KTP gratis. Lantaran fakta di lapangan apabila tak memiliki orang dalam atau memberikan sejumlah dana, maka KTP seseorang bakal lama didapatkan.

"Ini momen langka jadi sayang kalau dilewatkan, E-KTP sangat penting. Karena sekarang urusan apapun harus punya E-KTP," tegasnya.

Tak hanya warga Palembang, banyak juga warga dari luar ibukota seperti Banyuasin, Ogan Ilir, Muba dan lain-lain rela datang jauh-jauh ke kota pempek demi mendapatkan E-KTP.

Baca: Begini Komentar Jukir Mengenai Penutupan Parkir di Sepanjang Jalan Bandara - JSC

Seperti, Mutiara warga asal Ogan Ilir ini rela pergi dari subuh bersama kedua rekannya menuju Palembang mendapatkan kartu identitas tersebut. Baginya jarak bukanlah halangan demi mendapatkan E-KTP.

"Kalau KTP sementara kan ada, tapi kan sekarang kalau mau berurusan satu pintu pakai E-KTP dan berlaku seumur hidup. Saya harap program ini harus sering dilakukan, karena kalau nunggu pemerintah setempat lamban," harapnya.

Ratusan masyarakat memadati gedung Asrama Haji di Jalan Letjen Harun Sohar Palembang, Rabu (11/7/2018) pagi. Baik laki-laki maupun perempuan nampak rela antre panjang demi mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).
Ratusan masyarakat memadati gedung Asrama Haji di Jalan Letjen Harun Sohar Palembang, Rabu (11/7/2018) pagi. Baik laki-laki maupun perempuan nampak rela antre panjang demi mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Kadisdukcapil Palembang, Edwin mengungkapkan program pencetakan E-KTP tersebut menindaklanjuti progam nasional dari Dirjendukcapil Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) yang dimana sebelumnya sudah terlebih dahulu berlangsung di Provinsi Riau.

"Ini kegiatan nasional GISA, jadi program tersebut merupakan kesempatan emas baik bagi warga Palembang yang belum memiliki E-KTP. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari," ujarnya.

Baca: Berlabuh ke Juventus, Cristiano Ronaldo Langsung Terima Sindiran Keras dari AS Roma

Dalam program tersebut, selain pencetakan E-KTP, warga juga dapat melakukan perekaman bagi yang belum melakukan. Adapun untuk persyaratan bagi yang hendak mencetak harus terlebih dahulu melakukan perekaman dan membawa KTP sementara. Untuk yang belum melakukan perekaman bisa membawa Kartu Keluarga (KK).

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved