Berita OKI

Pendaftaran Caleg sudah Dimulai, Permintaan SKCK di Polres OKI Meningkat

Selain untuk melamar pekerjaan, pemohon juga banyak yang membutuhkan SKCK untuk syarat pencalonan anggota legislatif.

Pendaftaran Caleg sudah Dimulai, Permintaan SKCK di Polres OKI Meningkat
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Salah satu warga yang mengurus SKCK di kantor Polres OKI, 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres OKI meningkat. Dalam sehari permintaan mencapai ratusan permohonan.

Selain digunakan untuk kelengkapan surat lamaran juga persiapan calon legeslatif (Caleg) tingkat DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (9/7/2018).

Harun, warga Jln KH Ahmad Mekki Kelurahan Kuta Raya Kecamatan Kayuagung OKI, membuat SKCK guna melengkapi persyaratan untuk maju sebaga wakil rakyat di DPRD OKI.

"Sebagai syarat harus memiliki SKCK dari kepolisian," kata Harun.

Menurunya, ia maju sebagai wakil rakyat atas permintaan warga di Daftar Pilih (Dapil) 1. 

Masih kata Harun, selain permintaan rakyat juga desakan dari organisasi Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) di wilayah Kabupaten OKI.

Maka itu, dengan dorongan dan doa inilah dirinya maju sebagai Caleg DPRD OKI, melalui Partai Golkar.

"Sebagai caleg tantangannya berat dan harus dilakukan bersama warga tentunya," ujar Harun yang menjabat sebagai Bendahara di DPD JPKP OKI Sumatera Selatan.

Disebutkan Harun, persyaratan yang dilengkapi fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), atau Surat Izin Mengemudi (SIM), Fotokopi Kartu Keluarga (KK), foto kopi Akta Kelahiran/Surat Kenal Lahir/Ijazah Terakhir, Pas foto 4×6 berlatar/background merah sebanyak 6 lembar.

Ditambahkannya, karena saat ini untuk melamar pekerjaan di perusahaan atau sebagai caleg juga harus melampirkan SKCK dan keterangan bebas narkoba. "Pembuatan SKCK tidak begitu rumit, kalau sudah lengkap persyaratan cepat selesai," ucap Harun.

Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto SH MH, melalui Kasubbag Humas, Ipda Ilham Parlindungan menjelaskan, permintaan SKCK sekarang meningkat dan kalau dibandingkan hari biasanya hanya 30 pemohon.

"Tidak ada kendala, semuanya bisa dilayani untuk melengkapi berkas satu hari dan selanjutnya pencetakan jadi butuh waktu dua hari,” ungkapnya.

Sementara Kasat Intel Polres OKI, AKP Yusuf Solehat SH menambahkan, selain untuk melamar pekerjaan, pemohon juga banyak yang membutuhkan SKCK untuk syarat pencalonan anggota legislatif.

“Sekarang sudah dibuka pendaftaran di KPUD jadi ramai orang membuat SKCK,” tandas Yusuf. (mbd)

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved