Berita Muba

ASN Tambah Libur Pemkab Muba Beri Sanksi Tegas Sesuai PP 53

“Nanti, pada masuk kerja pertama bisa saja kita akan melakukan sidak, jika masih ada yang bolos kita akan berikan sanksi tegas"

ASN Tambah Libur Pemkab Muba Beri Sanksi Tegas Sesuai PP 53
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM. SEKAYU—Menjelang masuk kerja nanti Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) mengimbau bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak menambah libur. Jika ASN masih mencoba menambah libur siap-siap sanksi tegas menanti. 

“Ya, saya mengingatkan kepada seluruh ASN yang ada untuk tidak menambah libur pasca cuti bersama hari raya Idul Fitri 2018. Jika hal tersebut dilakukan, maka sanksi tegas bakal menanti,”kata Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Drs Apriyadi MSi, Selasa (19/6/18).

Lanjutnya, pihaknya sebelum libur lebaran telah menyebarkan edaran tentang libur dan akan kembali bekerja pada Kamis (21/6/18) mendatang.

"Edaran telah disebar diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebelum libur waktu lalu. Tentunya edaran yang berisi imbauan kepada ASN untuk tidak menambah libur pada hari Kamis nanti telah diketahui," ungkapnya. 

Pada libur lebaran yang diberikan pada tahun ini menurutnya sudah sangat panjang dimana selama delapan hari kerja dan itu tentunya cukup digunakan untuk bersilaturahmi dan liburan keluarga.

Sehingga dinilai tidak perlu lagi menambah libur dan harus masuk kerja sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Nanti, pada masuk kerja pertama bisa saja kita akan melakukan sidak, jika masih ada yang bolos kita akan berikan sanksi tegas sesuai PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Hanya, saja kalau ASN itu Dinas Luar (DL) bisa diberikan toleransi, asalkan memang ada izin dari masing-masing kepala OPD nya,"jelasnya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muba, Sunaryo menambahkan, pasca Ramadhan waktu kerja ASN kembali normal seperti biasa, jadi jangan ada ASN yang menabah libur. 

Pihaknha bakal memberikan sanksi sesuai dengan PP No 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS yakni dapat berupa teguran hingga sanksi terberat yaitu pemecatan.

"Bagi ASN ini tidak main-main lagi harus memenuhi aturan yang ada. Megenai sidak kita lihat saja nanti, itu rahasia yang penting pegawai itu masuk,”ungkapnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help