Berita Musi Banyuasin

H-2 Idul Fitri Tarif Travel Palembang-Sekayu Tembus Rp 100 Ribu

H-2 Hari Raya Idul Fitri 1439 H sejumlah jasa angkutan yang berada di Sekayu khususnya travel mengalami kenaika harga.

H-2 Idul Fitri Tarif Travel Palembang-Sekayu Tembus Rp 100 Ribu
istimewa
Ilustrasi mobil travel 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU-- H-2 Hari Raya Idul Fitri 1439 H sejumlah jasa angkutan yang berada di Sekayu khususnya travel mengalami kenaika harga.

Kenaikan sendiri terbilang cukup fantastis dimana ongkos travel yang biasanya dari Sekayu ke Palembang hanya Rp 60 ribu kini sudah naik menjadi Rp 100 ribu.

Salah satu jasa angkutan travel Sekayu-Palembang yakni CV Alerya Travel yang beralamat Jalan Kolonel Wahid Udin Sekayu, melalui stafnya Ayu (22) mengungkapkan, kenaikan tarif itu lantaran tingginya tingkat penumpang menjelang lebaran ini.

“Kalau kenaikan seperti ini hampir setiap tahun kak, cuma tahun ini cukup tinggi dan itu sudah mulai berlaku sekarang ini,” kata Ayu, Rabu (13/6/2018).

Dijelaskannya, kenaikan tarif itu tidak bersifat tetap alias hanya sementara diperkirakan seminggu setelah lebaran atau H+7 tarif akan kembali ke angka normal yakni Rp 60 ribu rupiah.

Baca:

Badan Kapal Pecah Diterjang Ombak, 3 Orang Tewas, 24 Penumpang Selamat. Ini Identitasnya!

Jadi Korban Tenggelamnya Speedboat, Niat Devi Besuk Kakek Sakit Keras tak Kesampaian

“Nanti bakal normal lagi, Cuma sekitar seminggu setelah lebaran atau setelah puncak arus balik. Jika tidak naik kemungkinan permintaan jasa angkut dari masyarakat tak akan terpenuhi oleh penyedia jasa travel,” ungkapnya.

Walaupun kenaikan tarif travel mengalami kenaikan pelanggan yang menggunakan jasa masing terbilang cukup tinggi, dimana dalam satu hari pihaknya bisa melakukan beberapa kali pemberangkatan. “Penumpang masih tinggi dengan banyaknya telephone pemesanan,”ujarnya. 

Amarullah, salah seorang penumpang yang biasa bepergian ke Kota Palembang mengaku sangat keberatan dengan kenaikan tarif travel. “Naiknya sudah terlalu tinggi, biasanya cuma sekitar Rp 80 ribu, sekarang sudah sampai 100 ribu. Jadi hars mengeluarkan biaya yang tidak terduga,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Muba, H Pathi Riduan, megungkapkan fenomena kenaikan tarif angkutan seperti travel memang biasa terjadi menjelang hari-haru besar seperti lebaran.

“Kenaikan tarif itu selalu ada jelang lebaran, namun harus mematuhi peraturan yang ada. Jangan menaikan tarif yang mebuat penumpang kecewa, nanti kita akan membuat himbauan terkait ini,”imbaunya. (*)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help