Berita Palembang

Antisipasi Titik Panas, Tiga Pekan BMKG Tebar Garam di Awan Cibi. Siagakan 756 Posko di Sumsel  

Sudah hampir tiga pekan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan penebaran garam guna

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Reigan Riangga
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Helikopter Rusia Mi8 MTV bersama tim gabungan BPBD Sumsel, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, BMKG, Kehutanan melakukan survei titik pengeboman yang akan dilakukan, Jumat (13/6). Tim menemukan titik api (hotspot) di kawasan Cengal Ogan Ilir. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sudah hampir tiga pekan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan penebaran garam guna memancing hujan buatan.

Upaya ini dilakukan guna meminimalisir keberadaan titik panas, khususnya di wilayah Sumsel.

"Kita tebar garam terutama saat ada awan Cibi," ujar Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah, usai Rapat Persiapan Antisipasi Karhutla menjelang Asian Games di Ruang Rapat Posko Karhutla Kantor BPBD Sumsel, Kamis (7/6/2018).

Iriansyah mengatakan, musim panas dari Mei, Juni, Juli dan puncaknya Agustus. Untuk itu, di bulan Juni dan Juli harus diantisipasi. Maka aksi antisipasi ini bisa langsung dilakukan di bulan Juni dan Juli tidak perlu menuggu Agustus.

Baca: Cegah Karhutla Sumsel, BPPT Mulai Lakukan Modifikasi Cuaca

"Ini sebagai langkah antisipasi karhutla, Karena kalau sudah kebakaran duluan maka atlet-atlet pastinya tidak mau datang, dengan alasan kesehatan. Hal ini tentunya sangat rawan dan sensitif," jelasnya.

Langkah lain untuk mengantisipasi Karhutla pihaknya juga siagakannya 756 posko. Karhutla yang tersebar di 17 kabupaten. Posko ini disiagakan dalam upaya untuk pengendalian Karhutla menghadapi Asian Games 2018.

756 Posko ini ada diberbagai satuan seperti satu posko bersama provinsi, satu posko Korem, satu posko Polda, satu posko Lanud, 18 posko lapangan bersama, 9 posko di Kabupaten, 167 posko lapangan dari perusahaan perkebunan, 185 posko lapangan dari perusahaan HTI, 50 posko mangala Agni, 65 posko KTPA Disbun, 120 posko MPA Perusahaan HTI dan 135 posko KTPA Perusahaan Perkebunan.

Baca: Simulasi Penanggulangan Karhutla, APP Sinarmas Tetapkan Siaga 1 Jelang Asian Games 2018

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kenten memprediksi
untuk kondisi Iklim Sumsel pada Jelang dan sesudah Lebaran nanti, Sebagian Provinsi Sumsel sesuai Prakiraan Musim Kemarau yg sudah di Rilis BMKG Yaitu pada Bulan Juni Dasarian 2 (11- 20) dan Dasarian 3 (21-30) akan Memasuki musim kemarau.

"Informasi Ini akan terus kami Update kembali nanti Pada Bulan Juni Dasarian 1 (1-10) untuk Daerah/ kabupaten /Kota di provinsi Sumsel dengan Peluang Curah Hujan yang Kurang dari 50 mm per dasarian," jelas Kasi Observasi dan Informasi BMKG Kenten Palembang Nandang Pangaribowo.

Dari Pantauan hotspot update tanggal 5 juni 2018 Sumsel, terdapat satu titik hotspot di daerah kab ogan ilir dengan tingkat kepercayaan 71-80%. Sumber ini diambil melalui www.bmkg.go.idmelalui sensor MODIS dan Satelit TERA dan AQUA. 

Baca: BPBD Sumsel Siagakan Satu Helikopter dan Pesawat Cegah Karhutla

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved