Berita OKU Timur

Pengendara Khawatirkan Jalur Mudik Lebaran yang Rusak Parah Dimanfaatkan Begal

"Yang dikhawatirkan jika ruas jalan itu tidak diperbaiki bukan mobil amblas. Namun khawatir begal yang mengintai".

Pengendara Khawatirkan Jalur Mudik Lebaran yang Rusak Parah Dimanfaatkan Begal
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Ruas Jalinteng di Kabupaten OKU Timur yang biasa dilalui oleh pemudik mengalami kerusakan. Sepanjang Jalinteng ruas jalan mengalami kerusakan hingga rawan kecelakaan dan kemacetan. 

Laporan wartawan sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Ruas jalan lintas tengah Sumatera Kabupaten OKU Timur yang akan menjadi salah satu jalur yang digunakan pemudik hingga saat ini masih mengalami kerusakan cukup parah.

Kerusakan berupa lubang jalan yang menganga beserta gundukan-gundukan aspal serta jalan yang bergelombang cukup banyak sehingga sangat membahayakan pengendara.

"Yang dikhawatirkan jika ruas jalan itu tidak diperbaiki bukan mobil amblas. Namun khawatir begal yang mengintai karena kendaraan tidak bisa melaju dengan cepat melainkan harus pelan-pelan yang biasanya dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan," ungkap Kori (27) warga Jambi yang melintas dari pulau Jawa melalui kabupaten OKU Timur Jumat (1/6).

Menurut Kori, perbaikan jalan semestinya sudah dilaksanakan sejak awal puasa atau beberapa bulan sebelumnya sehingga hasilnya benar-benar maksimal dan bisa dinikmati oleh pengguna jalan yang akan melintas pada arus mudik dan balik mendatang.

Namun kata dia, saat ini justru sebaliknya, hingga H-15 Idul fitri, kerusakan jalur mudik semakin parah dan menyebabakan kerusakan sejumlah kendaraan yang melintas baik yang mengalami patah as, dan pecah ban.

Selain itu kecelakaan lalu lintas juga kerap terjadi karena menghindari lubang jalan terutama oleh kendaraan bermotor.

"Kerusakan jalan juga menyebabkan kemacetan terutama saat jam sibuk kendaraan melintas di ruas Jalinteng. Saat ini kendaraan yang melintas masih didominasi oleh kendaraan barang baik yang berasal dari pulau Jawa maupun sebaliknya," jelasnya. (hen).

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help