Minum Air Es

Bagi Yang Doyan Minum Air ES, Sangat Berbahaya

Secara tidak sadar, banyak diantara kita begitu merasa segar setelah minum air dingin ataui air es. Padahal sangat membahayakan

Bagi Yang Doyan Minum Air ES, Sangat Berbahaya
Bahaya meminum Air Es

Bahaya Minum Air Es Sebabkan Kematian

SRIPOKU.COM--- Secara tidak sadar, banyak diantara kita begitu merasa segar setelah minum air dingin atai air es. Padahal secara medis sangat membahayakan kesehatan bahkan berujung kematian.

Meminum air dicampur dengan es batu di cuaca lagi panas memang sangat terasa enaknya terasa adem banget bukan. Apalagi setelah kita beraktifitas meminum minuman dingin bisa menghilangkan dahaga walau bisa menghilangkan dahaga  mengkonsumsi esbatu juga memiliki bahaya bagi tubuh.

Bagi yang suka makanan pedas seperti bakso atau mie ayam pasti sangat adem banget tatkala minum air es batu setelah makan.

Padahal meminum air dingin es batu setelah makan dapat membuat makanaan lebih lama di cerna karena membeku dan membuat lemak dapat berkumpul disaluran pencernaan.

Tentu saja hal pertama yang bisa membahayakan mengkonusmi esbatu setelah makan ialah gangguan pencernaan selain gangguan pencernaan ada bahaya lain yang lebih berbahaya daripada gangguan pencernaan diantaranya.

batues1
Ist

Perut buncit

Mengkonsumsi es setelah makan merupakan salah satu faktor yang bisa membuat perut menjadi buncit karena lemak di perut yang berfungsi untuk menghangatkan akan bertambah banyak. Jika kita mengkonsumi es dan inilah yang menyebabkan perut kamu menjadi buncit jika hal ini didiamkan maka akan timbul masalah kesehatan lainnya untuk mencegahnya sebaiknya kamu mulai berolahraga secara teratur.

batues2
ist

Begah

Tentu ketika kita meminum minuman yang dingin enzim dalam lambung akan bereaksi akibat suhu dingin otot perut menjadi kram dan perut akan terasa kembung akibat munculnya gas dalam perut yang mengakibatkan begah.

batues3
ist

Jadi haus

Halaman
12
Editor: Salman Rasyidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help