Berita OKU Selatan

Terkait Cuitan di Medsos, Panwaslu OKU Selatan Soroti Dugaan PNS Langgar UU ASN

Salah seorang oknum Aparatur Negeri Sipil (ASN) Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjabat sebagai Kabid di salah Dinas Kabupaten OKUS

Terkait Cuitan di Medsos, Panwaslu OKU Selatan Soroti Dugaan PNS Langgar UU ASN
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Ketua Panwaslu Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Herry Aprizon, SH, Jumat (11/5/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Novriansyah 

SRIPOKU.COM, MUARADUA -- Salah seorang oknum Aparatur Negeri Sipil (ASN) Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) di salah Dinas Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, diduga melanggar UU Pemilu, karena berkomentar di salah satu Group Media Sosial (Medsos) Facebook yang diduga menyudutkan salah satu pihak.

Cuitan oknum PNS menanggapi salah postingan Netizen Sahrial Suhaimi, terkait Pilkada Sumsel oleh salah satu Partai dan Tim Sukses Paslon yang diposting pada Group 'Cinta OKU Selatan' Selasa (8/5/2018) lalu Pukul 13.14 WIB. yang kemudian mendapat tanggapan dari ASN Syaripudin Abdullah.

"Dodi bae tau salah satu hambatanyo 'infrastruktur' Apolagi Bapaknya (Gubernur) la bekuasa 10 tahun. Artinya tidak ada niat!!! Jadi wong kito ikut2an mendukung bukan krn bkan majuke daerahnyo tapi kebanyakan kepentingan PARTAI.. Nak muhtah jingoknyo SELURUH PENDUKUNG balon membuat status cak polisiti ulung pdahal baru kemaren sore dipelokan wong jdi timses," tulis Akun Facebook Syaripudin Abdullah.

Pengurus DPD Partai Golkar OKU Selatan, Candra sangat menyayangkan postingan oknum PNS di Medsos sudah menyerang pengurus Partai tersebut.

"Ya kami sangat menyayangkan sekali sampai seperti ini dan ini tidak pantas dilakukan oleh oknum ASN," ujarnya, Jumat (11/5/2018).

Ketua Panwaslu Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Herry Aprizon SH, mengatakan sejauh ini pihaknya sudah menerima informasi awal terkait komentar oknum ASN diduga melanggar UU tersebut.

"Kalau informasinya sudah kami terima tetapi memang untuk laporan belum kami terima dan terkait informasi ini kita sudah menurunkan tim untuk mengkaji lebih dalam dugaan pelanggaran tersebut," jelasnya.

Sementara itu, Syaripudin Abdullah saat di konfirmasi tujuam komentar tersebut hanya untuk mengkritisi Pemerintah Provinsi terkait pembenahan infrastruktur khususnya wisata Danau Ranau.

"Itu hanya untuk mengkritisi bukan ingin menghina dan menyudukan Paslon dan Partai tertentu," singkatnya

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved