Berita Palembang
Terkait Laporan Dugaan Perampokan dan Pencabulan Mahasiswi, Tiga Driver Grab Dipanggil Penyidik
Satu per satu pertanyaan pihak penyidik dijawab kedua sopir Grab tersebut, sesuai dengan apa yang dilakukan mereka
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Unit Reskrim Polresta Palembang terus melakukan penyelidikan terkait laporan dugaan perampokan dan pelecehan terhadap Ap (19), seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Palembang, yang terjadi beberapa waktu lalu.
Rabu (8/5/2018) sekitar pukul 17.30, kedua sopir Grab yakni DN dan MR, sudah memenuhi panggilan penyidik Unit Pidum (Pidana Umum) Polresta Palembang untuk diminta keterangan terkait laporan korban Ap.
Ditemani pihak Grab dan pewaklilan taksi online, keduanya langsung menemui penyidik tanpa gugup.
Baca: Hendak Pergi Kuliah Naik Grab-Car, Mahasiswi di Palembang Ini Dirampok dan Dicabuli dalam Mobil
Satu per satu pertanyaan pihak penyidik dijawab kedua sopir Grab tersebut, sesuai dengan apa yang dilakukan mereka saat mengantar korban saat korban melakukan orderan.
"Benar pak kami dipanggil ke sini untuk diminta keterangan kasus tersebut. Atas laporan korban Ap," ungkap MR, senada dengan DN.
Kedua driver Grab ini juga mengaku mereka menarik korban sesuai oderan korban masing-masing.
Orderan pertama ditarik oleh DN dari Lemabang ke Internasional Plaza (IP) pukul 10.12.
Lalu korban kembali pukul 11.44, dengan tujuan IP menuju Mc Donald Sudirman, ditarik MR.
Baca: Sadis! Habisi Driver Taksol di Adegan ke 6, Tyas & Bayu Tampak Ketakutan saat Jalani Rekonstruksi
Bowok dari pihak Grab, membenarkan ada dua driver Grab yakni DN dan MR, telah datang ke ruang Pidum memenuhi panggilan penyidik Polresta Palembang, terkait kasus tersebut.
"Benar, kita telah memenuhi panggil penyidik terkait laporan korban, Apriliani," katanya.
Menurutnya, ketika di ruang Pidum, penyidik menanyakan terkait seputaran kejadian yang dialami korban.
"Sesuai dengan pernyataan kita kemarin, kita siap menghadirkan dua driver Grab tersebut untuk datang ke Polresta Palembang," kata Bowok saat dihubungi melalui ponsel, Kamis
(10/5/2018).
Sedangkan perwakilan dari taksi online, Edi Medan dan Prabu, mengatakan, mereka sudah menghadirkan dua driver grab, terkait laporan korban.
"Sudah kita hadirkan. Keduanya menjawab pertanyaan penyidik sesuai orderan korban," katanya.
Selain itu, lanjut Edi, kabar terbaru berkembang, pada (3/5/2018), sekitar pukul 07.00, korban juga telah melakukan orderan, dari Lemabang ke kampusnya.
Baca: Hukum Ziarah Kubur Menjelang Puasa Ramadan, Adab dan Surat Apa Saja yang Dibaca
Baca: Baca Peramalan Ini di Malam Pertama Bulan Ramadan. Insya Allah Ibadah Puasa Lancar Hingga Akhir