Jelang Pilkada, Berikut Jumlah Mata Pilih di Kabupaten Muaraenim Serta Rinciannya

Dari hasil pemutakhiran Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan

Jelang Pilkada, Berikut Jumlah Mata Pilih di Kabupaten Muaraenim Serta Rinciannya
SRIWIJAYA POST/ARDANI ZUHRI
KPU Muaraenim secara simbolis serahkan hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Hasil Pemutakhiran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim Tahun 2018, kepada perwakilan Paslon dan Capil di KPU Muaraenim, Rabu (14/3).

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Dari hasil pemutakhiran Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim Tahun 2018, untuk DPS Kabupaten Muaraenim berjumlah 405.302 mata pilih.

Hal tersebut terungkap pada Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Pemutakhiran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim Tahun 2018 di Aula Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten. Muaraenim, Rabu (14/3/2018).

Dalam Berita Acara (BA) KPU No : 185 / PL.03.l-BA/1603/KPU-Kab/Ill/2018 tentang
Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) hasil pemutakhiran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim Tahun 2018, dari 20 Kecamatan, ada 1.055 TPS, dengan total mata pilih 405.302 yang terdiri dari 204.201 laki-laki dan 201.101 perempuan.

"Berita Acara ini dibuat delapan rangkap masing-masing disampaikan kepada satu rangkap untuk KPU Provinsi Sumatera Selatan, satu rangkap untuk Panwaslu Kabupaten Muaraenim, satu rangkap untuk masing-masing Tim Kampanye, satu rangkap untuk Dinas Kependudukan dan Capil Kabupaten Muaraenim, satu rangkap untuk Arsip KPU Kabupaten Muaraenim," ujar Ketua KPU Muaraenim, Rohani didampingi anggota Isa Ansori, Ahyaudin, Nofrizah Fahlevi dan Eko Suprianto.

Ditambahkan Eko Suprianto Divisi Program Dan Data, kegiatan ini adalah Rekapitulasi penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat Kabupaten, yang sebelumnya telah dilakukan dari tingkat desa dan kecamatan.

Setelah ditetapkan menjadi DPS, akan disosialisasikan kembali ke masyarakat apakah nama-nama yang ada di DPS sudah sesuai atau belum sebelum ditetapkan menjadi DPT pada tanggal 19 April 2018.

"Kita akan cek lagi, bisa saja orangnya pindah, meninggal dan lain-lain," ujar Eko.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved