Debat Kandidat Harusnya Terukur, dan Fokus Pada Isu Yang Dikeluhkan Masyarakat

Pengamat sosial politik Fatkurrohman SSos menyebut Pilkada itu pesta demokrasi tidak hanya milik penyelanggara pemilu dan kandidat...

Debat Kandidat Harusnya Terukur, dan Fokus Pada Isu Yang Dikeluhkan Masyarakat
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Pengamat sosial politik Fatkurrohman SSos 

 Laporan Wartawan Sripoku.com ; Abdul hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumsel menggelar debat publik pasangan gubernur dan wagub Sumsel di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Rabu (14/3/2018) pukul 19.00-21.00.

Pengamat sosial politik Fatkurrohman SSos menyebut Pilkada itu pesta demokrasi tidak hanya milik penyelanggara pemilu dan kandidat, akan tetapi juga milik rakyat.

Jika dalam kampanye dialogis para kandidat masyarakat bisa bertanya kepada kandidat. Alangkah baiknya ada keterlibatan publik atau rakyat dalam debat publik. Ada representasi rakyat untuk bertanya didebat kandidat.

"Tinggal mekanisme yang perlu diatur bagaimana rakyat bisa bertanya langsung di forum debat kandidat," ungkap Fatkurrohman.

Selama ini debat publik seperti hanya milik lanelis, moderator dan kandidat, masyarakat sepertinya hanya sebagai penonton di acara debat tersebut.

"Kita juga berharap debat kandidat ini juga akan fokus misalkan persoalan pada aspek yang dikeluhkan rakyat seperti infrastruktur, persoalan lemahnya harga karet, pelayanan publik sehingga rakyat bisa menilai," kata alumni Fisip Unsri.

Menurutnya, berdasarkan catatan setidaknya ada 3 isu penting permasalahan yang sangat dinanti dari para pemilih seputar masalah Sumsel yakni Infrastruktur itu soal jalan rusak, ekonomi soal karet rakyat dan sosial terkait kemiskinan dan pengangguran.

"Di sini kandidat akan diuji kedalaman penguasaan masalah terkait hal tersebut dan solusi dan program yang ditawarkan," katanya.

Sebagai rakyat tentunya berharap para kandidat benar-benar terukur dalam memberikan program bukan asal ngecap.

"Misalkan soal harga karet, presiden saja sampai saat ini kuwalahan. Lalu apa yang bisa diperbuat oleh seorang gubernur soal ini," pungkasnya. (Abdul Hafiz)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved