BEM UI Kirim Perwakilan ke Asmat, Zaadit Taqwa tak Ikut Berangkat, Ternyata Ini Alasannya!

Sosok Zaadit Taqwa, Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), beberapa waktu yang lalu tengah menjadi perbincangan banyak orang,

BEM UI Kirim Perwakilan ke Asmat, Zaadit Taqwa tak Ikut Berangkat, Ternyata Ini Alasannya!
Kolase Sripoku.com
Zaadit Taqwa 

SRIPOKU.COM -- Sosok Zaadit Taqwa, Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), beberapa waktu yang lalu tengah menjadi perbincangan banyak orang, aksinya mengkartu kuning Presiden Jokowi menuai pro dan kontra.

Ini karena Zaadit dengan beraninya mengkartu kuning Presiden Indonesia tepat di hadapan Jokowi sendiri.

Tentunya hal tersebut memiliki tujuan.

Zaadit mengatakan, kartu kuning itu diberikan kepada Jokowi sebagai bentuk peringatan atas berbagai masalah yang terjadi di dalam negeri.

"Sudah seharusnya Presiden Joko Widodo diberi peringatan untuk melakukan evaluasi di tahun keempatnya” kata Zaadit kepada Kompas.com, Jumat (2/2/2018).

Baca: Demi Maskawin Nyamar Jadi Pria Nikahi Dua Wanita Hubungan Intimnya Ternyata

Zaadit Taqwa
Zaadit Taqwa (Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com)

Menanggapi hal itu, Jokowi ingin agar pengurus BEM UI ikut melihat dan menyaksikan kondisi yang ada di Kabupaten Asmat, Papua.

"Mungkin nanti, ya, mungkin nanti saya akan kirim semua ketua dan anggota di BEM untuk ke Asmat, dari UI, ya," kata Presiden Joko Widodo setelah menghadiri Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (3/2/2018), seperti dikutip Antara.

"Biar lihat bagaimana medan yang ada di sana kemudian problem-problem besar yang kita hadapi di daerah-daerah, terutama Papua," kata Presiden.

Sehari setelah pernyataan Jokowi itu, BEM UI pun langsung menggalang donasi untuk Asmat di situs kitabisa.com.

Halaman
123
Editor: pairat
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help