Indra Sjafri: Butuh Kesabaran dan Komitmen Dalam Membentuk Pesepakbola Muda

Dibutuhkan kerja keras dan kesabaran dalam berproses, utamanya kepada pelatih yang menangani hal tersebut.

Indra Sjafri: Butuh Kesabaran dan Komitmen Dalam Membentuk Pesepakbola Muda
SRIPOKU.COM/RM RESHA AU
Mantan Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, RM Resha AU

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Usia dini harusnya menjadi perhatian dalam membangun tim sepakbola yang berkualitas.

Hal tersebut dikatakan oleh eks-pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, saat berkunjung ke Kota Palembang, Selasa (13/2/2018).

Indra mengatakan tidak mudah dalam mencari serta membentuk tim sepakbola dari usia dini.

Dibutuhkan kerja keras dan kesabaran dalam berproses, utamanya kepada pelatih yang menangani hal tersebut.

"Kita butuh waktu dan kesabaran untuk proses dan tahapannya dan harus dilakukan pelatih-pelatih yang paham akan hal itu," ujarnya usai pelantikan Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Koordinator Wilayah Sumatera Selatan.

Mantan Pelatih Tinas U-19 Indra Sjafri saat memakaikan baju sebagai simbol pelantikan kepada Ketua Terpilih Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Korwil Sumatera Selatan, Andri Irani, Selasa (13/2/2018).
Mantan Pelatih Tinas U-19 Indra Sjafri saat memakaikan baju sebagai simbol pelantikan kepada Ketua Terpilih Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Korwil Sumatera Selatan, Andri Irani, Selasa (13/2/2018). (SRIPOKU.COM/RM RESHA AU)

Ia yang pernah membawa Timnas U-19 menjuarai AFF Cup dan lolos di putaran final Piala Asia 2014 itu juga mengapresiasi organisasi-organisasi yang menaungi pembinaan usia dini semacam BLiSPI Sumsel tersebut.

Dengan adanya lembaga tersebut, maka pembinaan akan timbul seiring berjalannya kompetisi panjang yang dihelat.

"Dan kalau kompetisi saja tak cukup, tapi juga supervisi pelatih-pelatih yang paham itu.

Karena kedepan, tantangan kita ialah komitmen dan konsistensi dalam mengembangkan pemain-pemain muda," jelasnya.

Sementara itu, BLiSPI telah melantik pengurus baru periode 2017-2022.
Andri Irani didaulat menjadi nahkoda baru lembaga yang menangani pembinaan usia dini tersebut.

Menurut Andri, saat ini pihaknya akan menggelar kejuaraan yang fokus pada kompetisi yang menjadi ajang pembinaan mulai dari kategori Usia 8 tahun, U-9, U-11, U-12, U-13, U-14 hingga U-17 dan U-19.

"Kalau yang terdekat, kita akan fokus pada Kejuaraan U-14 Nasional yang akan diselenggarakan di Bali. Rencananya, Bulan April atau setelahnya," ujar Andry.

Dalam acara yang dihadiri oleh anak-anak dari Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Sumsel itu, tidak hanya berjalan pelantikan saja.

Tetapi juga coaching klinik langsung dari Indra Sjafri, Mantan Pemain Timnas Firman Utina, serta mantan pelatih Kiper Timnas U-19 Jarot Supriadi.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help