Coba Kelabui Polisi dengan Berpura-pura Mabuk Kendaraan, Pelaku Curanmor Ini Ditembak

Tersangka Manap, mencoba mengelabui polisi dengan modus ingin turun dari mobil aparat yang membawanya, Rabu (7/2/2018)

Coba Kelabui Polisi dengan Berpura-pura Mabuk Kendaraan, Pelaku Curanmor Ini Ditembak
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Manap kiri berambut gondrong dan Dedi kanan saat di amankan di Polsek Buay Sandang Aji, Rabu (7/2/2018). 

SRIPOKU.COM, MUARADUA -Tersangka Manap, mencoba mengelabui polisi dengan modus ingin turun dari mobil aparat yang membawanya, Rabu (7/2/2018). Alasan pura-pura ingin muntah untuk melarikan diri, sehingga dua butir timah panas bersarang di kakinya.

Atas perbuatanya tersebut tersangka Manap, harus mempertanggung jawabkan kejahatannya setelah melakukan Curanmor sepeda motor bebek yamaha Vega BG 4814 FI, milik M Karim (44) warga Desa Talang baru Kecamatan Buay Sandang Aji (BSA) yang dilaporkan hilang pada Tahun 2017 lalu.

Tersangka Manap di ketahui polisi setelah barang bukti sepeda motor berhasil disita aparat kepolisian melalui Pendika Johansah, orang yang membeli Kendaraan tersebut, yang kemudian dikembangkan sehingga menemukan tersangka Manap Maruni (34) warga Desa Talang Baru Kecamatan Buay Sandang Aji (BSA) yang satu Desa dengan korban.

Selain itu juga terdapat satu tersangka lagi diketahui bernama Dedi Sartika (27)  warga Desa Bunga mas Kecamatan Buay Sandang Aji (BSA) yang menjual hasil curian.

Kapolres Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) AKBP Ferry Harahap, SIK, MH melalui AKP Rivow Lapu, SE, SIK, MH mengatakan modus yang dilakukan pelaku merusak kunci gembok yang dipasang pada sepeda motor korban.

"korban memarkirkan satu unit sepeda motor yamaha vega miliknya dalam keadaan terkunci kontak dan digembok pada bagian cakram roda depan lalu korban meninggalkannya untuk bekerja" kata Rivow.

Saat itulah tersangka melakukan aksi pencurianya dengan cara merusak gembok cakram dan kunci stang motor, setelah berhasil membawa kendaraan di sembunyikan tersangka di sebuah kebun.

Setelah merasa aman, dua hari kemudian tersangka mengambil sepeda motor hasil curiannya dan diantarkan pada rekannya saudara Dedi Sartika untuk dijual dengan seharga Rp 1.800.000.

Tidak hanya sampai disitu motor kembali di jual Yogi kepada Pendika Johansah, setelah kemudian berhasil di amankan aparat Polsek Buay Sandang Aji (BSA).

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved