SriwijayaPost/

Menjajal Sepeda Motor Listrik PLN: Ramah Lingkungan dan Lebih Irit "Ongkos"

Bagaimana rasanya mengendarai motor listrik? Apakah berbeda dengan motor berbahan bakar minyak pada umumnya? Pertanyaan tersebut mungkin menjadi perta

Menjajal Sepeda Motor Listrik PLN: Ramah Lingkungan dan Lebih Irit
Ninja150ss
Sepeda motor listrik buatan PLN Jakarta. 

SRIPOKU.COM JAKARTA — Bagaimana rasanya mengendarai motor listrik? Apakah berbeda dengan motor berbahan bakar minyak pada umumnya? Pertanyaan tersebut mungkin menjadi pertanyaan bagi Anda.

Berita Lainnya:
AHM Sudah Siapkan “Line” Produksi Sepeda Motor Listrik

Tribunnews.com berkesempatan menjajal salah satu unit motor listrik buatan PLN Jakarta di Museum Listrik dan Energi Baru (MLEB) TMII, Jakarta Timur.

Secara tampilan, motor ini sekilas mirip dengan KTM Duke. Dari mulai lekukannya, handle penumpang, hingga desain kaca depan. Dimensinya terlihat lebih bongsor dari motor matic atau bebek pada umumnya.

Saat menjajal, motor listrik ini menggunakan sistem persnelling otomatis, jadi sangat memudahkan penggunanya.

Ada pun, maksimum daya yang dimiliki motor ini sekitar 3,5 Kwh dengan jarak tempuh 80 kilometer. Artinya, jika kita mengkalkulasi, 1 kwh Rp. 1600 maka untuk 80 kilometer Anda hanya perlu merogoh kocek sekitar 6 ribu rupiah saja.

Bayangkan jika pada motor berbahan bakar minyak, anda perlu merogoh kocek sekitar dua kali lipatnya untuk jarak yang sama menggunakan Pertalite misalnya.

Motor yang terlihat sporty ini mampu berjalan dengan mulus dengan maksimum kecepatan 55 km per jam. Dengan sistem elektrifikasi yang canggih, ketika melaju motor listrik mampu ini melaju dengan senyap tanpa suara dengan tarikan gas yang lebih "ringan" dari motor berbahan bakar minyak pada umumnya.

Bagaimana cara isi dayanya?
Anda tidak perlu khawatir bagaimana caranya mengisi daya motor listrik ini. Karena saat ini PLN sudah menyiapkan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU), Anda cukup datang ke SPLU terdekat. Cara mengeceknya dengan menulis kata kunci SPLU terdekat di Google Maps, lalu akan muncul referensi SPLU tersebut.

"Ada sekitar 542 SPLU yang telah kami sebar di Jakarta dan telah target kami akhir tahun 2017 kami sudah berhasil menyediakan 1000 SPLU," ujar Manajer Niaga PLN Distribusi Jakarta Raya, Leo Basuki PLN Leo Basuki di Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help