SriwijayaPost/

Warga Nepal Ingin Lebih Dekat dengan Candi Borobudur

Pemerintah Nepal berencana akan membuka rute penerbangan langsung dari Nepal ke Indonesia, khususnya ke Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Hal ini dila

Warga Nepal Ingin Lebih Dekat dengan Candi Borobudur
tulisanaris.blogspot.com
Patung Buddha di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. 

SRIPOKU.COM , MAGELANG - Pemerintah Nepal berencana akan membuka rute penerbangan langsung dari Nepal ke Indonesia, khususnya ke Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan hubungan antar negara khususnya pada bidang keagamaan dan pariwisata.

Berita Lainnya:
Di Nepal, Saat Menstruasi Wanita Diasingkan

Duta Besar Nepal untuk Indonesia, Dr Nirajan Man Songh Basnyat, menjelaskan bahwa Nepal adalah negara dengan penduduk mayoritas beragama Buddha. Sidharta Gautama sendiri dilahirkan di Taman Lumbini yakni salah satu wilayah di Nepal, bukan di India.

Namun, Nepal tidak memiliki bangunan semegah Candi Borobudur yang merupakan peninggalan agama Buddha.

“Kebanyakan orang mengetahui awal mula Buddha dari India. Padahal itu salah, yang benar tempat lahir Buddha Gautama adalah di Lumbini Nepal, dan di sini ( Borobudur) ada bangunan Buddha semegah ini,” tuturnya di Borobudur, Rabu (5/7/2017).

Sejauh ini, penerbangan dari Nepal di Asia Tenggara baru mencapai Malaysia dan Singapura. Dengan adanya penerbangan ke Indonesia maka diharapkan kunjungan warga Nepal, khususnya ke Borobudur, akan semakin mudah.

Sejauh ini, warga Nepal bisa ke Indonesia menggunakan pesawat Nepal Airlines sampai Malaysia dan kemudian melanjutkan penerbangan ke Borobudur lewat Yogyakarta atau Jakarta dengan banyak pilihan maskapai penerbangan.

"Di sisi lain, kunjungan pariwisata antar negara juga diharapkan akan meningkat. Baik dari Nepal ke Indonesia maupun sebaliknya," ujarnya.

Untuk lebih mendekatkan negaranya dengan Borobudur, Kedutaan Besar Nepal melaksanakan seminar bertajuk "The Conference of Lumbini The Birthplace of Buddha" di Hotel Manohara, Borobudur, Selasa (4/7/2017). Konferensi ini membahas tentang kerja sama antara Nepal dan Borobudur (Indonesia) pada bidang pariwisata.

“Nanti hasil conference ini akan saya laporkan ke Presiden Nepal agar nantinya bisa saling bersinergi,” pungkasnya.

Kepala Divisi Layanan PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko, Suhartanto, mengapresiasi kerjasama Nepal dengan Borobudur ini. Dia menilai Nepal dan Borobudur bisa berbagi promosi informasi dan saling mempromosikan sehingga pariwisata bisa tumbuh dan berkembang.

“Kami menyambut baik. Kerjasama ini sebagai ajang promo. Tapi ini masih tahap awal dan butuh penjajakan lebih lanjut,” kata Suhartanto.

Penulis: Kontributor Magelang, Ika Fitriana

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs http://travel.kompas.com/ dengan Judul:
Warga Nepal Ingin Lebih Dekat dengan Borobudur

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help