Pembangunan Jembatan Musi VI Terus Dikebut, Progresnya Sudah 84 Persen
"Tahun ini pier 2 juga bisa diselesaikan. Tapi dengan catatan ganti rugi terhadap satu rumah itu sudah beres," kata Ucok.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kepala Dinas Pengerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Ir H Ucok Hidayat MT tetap optimis bakal rampung meski pengerjaan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Ilir Barat (IB) II dengan SU I Palembang tersebut masih terdapat rumah yang belum diganti rugi.
"Yang belum diganti rugi hanya satu rumah lagi. Rumah tersebut berada di kawasan Jalan Sultan M Mansyur," ungkap Ucok.
Menurut Ucok, pembebasan lahan untuk satu rumah tersebut persisnya berada pada pengerjaan pier 2. Mantan Sekda Kota Palembang ini tetap optimis pengerjaan pier 2 untuk Jembatan Musi VI yang memiliki panjang 1.225 meter ini dapat diselesaikan di 2017 ini.
"Tahun ini pier 2 juga bisa diselesaikan. Tapi dengan catatan ganti rugi terhadap satu rumah itu sudah beres," kata Ucok.
Ucok menyebut untuk progres pembangunan Jembatan Musi VI hingga kini sudah mencapai 84 persen dan saat ini terus dikebut karena jembatan ini juga sebagai penunjang infrastruktur Asian Games 2018 nanti.
"Kalau untuk progresnya saat ini sudah mencapai sekitar 84 persen dari nilai kontrak. Maksudnya, progres itu dari kontrak pengerjaan sampai akhir 2017 senilai Rp 340 miliar," paparnya.
Untuk pengerjaan yang termasuk di dalam kontrak juga, diantaranya pemasangan pier tiga sampai pier 10 dan lain sebagainya.
Kemudian, nilai kontrak Rp 340 miliar itu belum sampai fungsional, artinya akan dilanjutkan sampai 2018 mendatang.
Untuk pengerjaan sampai dengan selesai, sambungnya, akan dianggarkan Rp160 miliar untuk kontrak di tahun 2018. Pengerjaan yang akan dilakukan diantaranya, jembatan pendekat dari jembatan utama sampai ke kaki-kaki jembatan dan lain sebagainya.
"Jadi sifatnya finishing sehingga dapat difungsikan. Target selesai untuk jembatan Musi VI sebelum Asian Games 2018 mendatang," pungkasnya.
Jembatan Musi VI ini memiliki jembatan utama rangka baja pelengkung bentang menerus 350 meter, jembatan pendekat baja komposit bentang 40 meter.
Untuk lebar jembatan 11,5 meter, jumlah lajur yakni dua lajur dan dua arah, lebar lajur masing-masing 3,5 meter dengan bahu jalan 0,75 meter dan lebar trotoar 1,5 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ucok-hodayat_20170604_193306.jpg)