SriwijayaPost/

Pempek Kualitas Super dari Ikan Belida

Pempek ikan tenggiri sering diasumsikan sebagai pempek dengan kualitas terbaik. Padahal, sebenarnya ada jenis ikan yang dapat menghasilkan pempek deng

Pempek Kualitas Super dari Ikan Belida
Wikipedia
Ikan Belida. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Pempek ikan tenggiri sering diasumsikan sebagai pempek dengan kualitas terbaik. Padahal, sebenarnya ada jenis ikan yang dapat menghasilkan pempek dengan kualitas super. Ikan tersebut adalah ikan belida, atau disebut juga ikan belido oleh masyarakat Sumatera Selatan.

Berita Lainnya:  Unik, Nama Asli Pempek dan Asal Usulnya

"Ikan belida adalah ikan yang kualitasnya paling baik untuk bahan pempek, lebih renyah dan enak dibanding menggunakan jenis ikan yang lain. Ikan belida ini sekarang sangat langka, oleh karena itu harganya sangat mahal," kata pemerhati sejarah Palembang, KMS H Andi Syarifuddin saat dihubungi KompasTravel, Senin (3/4/2017).

Ikan belida yang berhabitat di air tawar sekarang kian langka. Zaman dahulu, ikan belida terkenal mudah ditemui di perairan sungai Sumatera Selatan. Seperti Sungai Belida yang namanya disematkan kepada ikan dengan nama ilmiah Chitala lopis ini.

Karena langka dan banyak dicari sebagai bahan pembuatan pempek juga kerupuk, harga ikan belida menjadi fantastis bahkan menyangingi harga daging sapi. Satu kilogram ikan belida dapat mencapai harga Rp 100.000, atau bahkan lebih.

Jadi apa keistimewaan ikan belida sehingga begitu diincar oleh para pengolah kuliner daerah khas Sumatera Selatan?

"Kalau menggunakan ikan belida, pempeknya jadi lebih putih. Aroma ikannya juga tak begitu terasa, ikannya juga sangat banyak daging," kata koki dari Aryaduta Hotel Palembang M Arifin Lubis saat dihubungi KompasTravel, Jumat (17/3/2017).

Namun demikian, karena harga ikan belida yang mahal banyak pengolah kuliner Sumatera Selatan yang mencari alternatif lain dengan menggunakan jenis ikan lainnya. Contohnya ikan tenggiri dan ikan gabus yang dapat dimanfaatkan untuk pempek dengan kualitas yang juga baik.

Penulis: Silvita Agmasari

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help