SriwijayaPost/

150 Ponpes Ikut Musabaqoh Kitab Kuning

Kegiatan yang akan digelar serentak se-Nusantara di 20 Provinsi tersebut, digelar untuk melestarikan dan mengembangkan khazanah keilmuan pesantren.

150 Ponpes Ikut Musabaqoh Kitab Kuning
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
KH Hendra Zainuddin, MPd.I Pengasuh Ponpes Aulia Cendikia, Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan rapat persiapan lomba di Pesantren Aulia Cendikia, Talang Jambe, Palembang, Minggu (27/3/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Guna melestarikan tradisi bacaan santri di Pondok Pesantren (Ponpes), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumsel melalui organisasi sayapnya Garda Bangsa menggelar musabaqoh atau lomba membaca Kitab Kuning, 1-7 April 2016 di Pesantren Aulia Cendikia, Talang Jambe, Palembang.

Kegiatan yang akan digelar serentak se-Nusantara di 20 Provinsi tersebut, digelar untuk melestarikan dan mengembangkan khazanah keilmuan pesantren.

"Kegiatan ini kegiatan nasional, sebagai bentuk penghargaan terhadap khazanah keilmuan pesantren yang telah memberikan konstribusi penting terhadap perjalanan bangsa dan ingin kita bumikan di masyarakat," ungkap Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan pada rapat persiapan lomba di Pesantren Aulia Cendikia, Talang Jambe, Palembang, Minggu (27/3/2016).

Adapun syarat peserta merupakan santri yang mendapatkan rekomendasi dari pengasuh pondok pesantren dan berusia 17-25 tahun. Kategori penilaian meliputi qiraah, fahmul lafdziyah, qaidah nahwu-sharaf dan penguasan materi.

"Dewan juri terdiri dari majelis yang dipimpin oleh KH Rosidin Hasan, ketua NU kota Palembang dan beberapa Kiyai dari Ponpes di Sumsel," kata Ramlan yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Sumsel.

Peserta yang lolos nantinya akan mengikuti babak final di Graha Gus Dur Sekretariat DPP PKB pada 12-13 April berjumlah 124 orang santri putera dan puteri yang berasal dari pemenang tahap penyisian.

"Bagi yang lolos, akomodasi, konsumsi dan transporyasi peserta pulang pergi ke Jakarta-Palembang," ujarnya.

Sekretaris ketua pelaksana Panitia Musabaqoh Kitab Kuning Sumsel, Ustadz Syueb SAg mengatakan, panitia penyelenggara menyediakan total hadiah mencapai Rp200 juta serta tiket umrah dan ziarah ke makam Imam Ghazali serta bantuan biaya pendidikan.

"Kita harapkan 150 Ponpes di Sumsel mengirimkan wakilnya, yang terdiri dari 6 orang, yaitu 3 puteri dan 3 puteri untuk Final ke Jakarta. Pendaftaran sendiri bisa di DPW PKB Sumsel dan langsung ke Ponpes Aulia Cendikia," ujarnya.

Hadir dalam rapat tersebut, KH Hendra Zainuddin, MPd.I Pengasuh Ponpes Aulia Cendikia, DR KH Rosidin Hasan (ketua NU kota Palembang), beberapa Kiyai dan pengurus DPW PKB Sumsel lainnya.

"Kegiatan ini baik, berasal dari yang baik dan insyaAllah menghasilkan yang baik, ini syiar islam, pesantren dan keumatan," kata Hendra.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help