Akhirnya Fly Over Simpang Jakabaring Dibuka

Menurutnya dengan alternatif ruas jalan yang dimiliki kota Palembang, akan menghindarkan warga yang melintas dari kemacetan.

Akhirnya Fly Over Simpang Jakabaring Dibuka
TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
Sejumlah pengendara melintasi jalan fly over Simpang Jakabaring, Palembang, Senin (23/11/2015). Sebagian jalan fly over telah dibuka untuk Jakabaring menuju Ampera. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Akhirnya flyover kedua di Kota Palembang itu telah dibuka dan dapat dilalui oleh pengendara yang melintas. Kendala yang terjadi selama pembangunan ini, seperti lambannya pembebasan lahan, serta kemacetan yang kerap kali melanda pengendara yang melintasi jalan tersebut, terbayar lunas dengan hadirnya ruas jalan yang sangat rata dan mulus.

Namun, tak semua lajur yang ada di fly over tersebut dapat dilalui. Hanya pengendara yang melintas dari arah Jalan Gubernur HA Bastari yang menuju Jalan HM Ryacudu atau Jembatan Ampera yang dapat melewati jalan tersebut, sedangkan ruas jalan sebaliknya, yakni dari Jalan HM Ryacudu menuju Jalan Gubernur HA Bastari masih belum dapat dilintasi. Ruas jalan tersebut, masih tampak tertutup pagar seng bekas pembangunan fly over itu.

Akibat dibuka fly over tersebut, pengendara dapat melintas tanpa hambatan dan lancar. Meski fly over tersebut telah dibuka, lampu lalulintas yang berada di bawah fly over tersebut masih berjalan dengan normal. Bahkan, masih ada saja pengendara yang menuju dari Jalan Gubernur HA Bastari ke Jalan HM Ryacudu melewati lampu lalulintas tersebut, bukannya melewati fly over sebagai mana mestinya.

Meski telah dibuka, terpantau di lapangan masih ada beberapa petugas yang masih melakukan pengerjaan akhir pembangunan fly over tersebut, khususnya dibagian bawah dan samping dari bangunan fly over.

Dibukanya fly over inipun dimanfaatkan juga sebagian pengendara untuk mengabadikan momen dengan berfoto di atas fly over. Pasalnya dengan berhenti diatas fly over itu, banyak sudut gambar yang bisa diambil, terutama berfoto yang berlatarkan Jembatan Ampera yang tampak lurus dengan fly over tersebut.

Kebahagian sangat dirasa oleh Mia usai fly over tersebut dibuka. Ia berharap dengan dibuka fly over tersebut, dapat berkendara dan berangkat bekerja dengan lancar tanpa ada tumpukan kendaraan lain yang membuat jalan menjadi macet.

"Memang lewat sini terus. Harapannya ya gitu tidak macet lagi, biar tidak terlambat datang ketempat kerja," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Ari. Menurutnya dengan alternatif ruas jalan yang dimiliki kota Palembang, akan menghindarkan warga yang melintas dari kemacetan.

"Banyak yang rugi, baik itu berupa tenaga dan biaya. Habis bensin macet-macetan, capek juga," terangnya.

Sedangkan menurut Kasat Lantas, Kompol Benny Prasetia, meskipun jalan di fly over simpang Jakabring tersebut telah dibuka, pihaknya belum akan mengadakan rekayasa lalulintas, khususnya di lampu lalulintas dibagian bawah fly over.

"Ya kita juga belum tahu, lampu lalu lintas dan arusnya kemana," katanya.

Menurut Benny, rekayasa lalu lintas dan pengaturan lampu lintas baru dapat diketahui setelah mengadakan rapat antara seluruh instasi baik itu dari pihak kepolisian, dinas perhubungan (dishub), dan kodam.

"Rapat dulu, baru nanti diatur sebaik mungkin," terangnya.

Disinggung mengenai peresmian fly over tersebut, Benny mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi. Namun, ia mengaku akan menerapkan anggotanya semaksimal mungkin untuk mengamankan persemian tersebut.

"Kita juga belum tahu siapa-siapa saja yang datang, yang pasti kita siaplah," katanya. (str/TS)

Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved