IPSI:Sumsel Tidak Perlu Beli Atlet
Semakin banyak perguruan menggelar kompetisi, maka akan semakin banyak pesilat tangguh yang bermunculan.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
Makanya, IPSI pun mengusulkan ada Sirkuit Sumsel kepada KONI Sumsel, agar bisa menampung bakat-bakat alami yang tersebar di Sumsel."Sirkuit digelar di 15 wilayah kabupaten/kota di Sumsel. Namun rencananya dipusatkan di Palembang, itu sudah kita usulkan kepada pihak KONI Sumsel," jelas HM Akib, Senin (17/6/2013).
Dalam pandangan Akib yang juga masuk dalam bidang pembinaan prestasi KONI Sumsel, Sirkuit silat akan lebih menampung bakat pesilat dari semua aliran. Karena silat itu beda dengan olahraga lain, karena memiliki banyak perguruan seperti Himssi (Himpunan Seni Silat Indonesia), Tapak Suci, Pshat (Persaidaraan Setia Hati), Perisai Diri, Pencak Silat Cimande, Merpati Putih, dan banyak lagi perguruan.
"Jumlahnya banyak, setiap perguruan selalu menggelar kompetisi
ketika ada seleksi semacam Kejurda-kejurda, setelah itu mereka
kemudian menjadi utusan perguruan itu untuk mengikuti kejurda yang digelar IPSI, dari sinilah pesilat itu lahir. Sehingga jika ada pesilat kita yang muncul, itu sudah benar-benar teruji, karena untuk mewakili Sumsel, mereka sudah melewati tahapan berat itu," jelas Akib.
Makanya Akib berharap pihak KONI menyetujui digelar Sirkuit Silat
se-Sumsel yang diharapkan bisa digelar pada periode 2013."Sudah
diusulkan dan kita harap, KONI menyetujui, dengan adanya sirkuit
akan membuat pesilat kita makin kuat dan ke depannya tidak perlu
lagi membeli atlet khusus di cabor silat," jelasnya.
Akib yang juga Ketua Himssi ini memberikan contoh, Himssi misalnya sudah menggelar Kejuaraan Cabang untuk Pencab-pengcab Himssi di 15 kabupaten/kota di Sumsel. Selanjutnya pada 25-28 Juni 2013 nanti akan digelar Kejurda.
"Nah usai Kejurda, kita memang ada agenda nasional untuk Himssi, namun lebih baik lagi, hasil Kejurda itu bisa diuji lewat sirkuit, arinya pesilat Himssi bisa menambah pengalaman dengan pesilat dari perguruan lain, karena saya yakin, perguruan lain juga melakukan apa yang dilakukan Himssi," jelas Akib.