Selebrasi Lokal 2026

Misi Argentina Pertahankan Mahkota dan Ancaman Pressing Agresif Timnas Austria

Timnas Austria dinilai bakal menjadi pesaing terkuat yang akan dihadapi Argentina di Grup J Piala Dunia 2026 nanti.  

Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz Sripo
Sripoku.com/dokumen
AUSTRIA PESAING TERKUAT - Timnas Austria dinilai bakal menjadi pesaing terkuat yang akan dihadapi Argentina di Grup J Piala Dunia 2026 nanti.  Analis Siemen bersama Analis lainnya Teguh pada Podcast Selebrasi lokal 2026 gelaran Tribun Sumsel.com dan Sripoku.com yang dipandu Felin Anjani, Senin (8/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Analis sepak bola membahas peta kekuatan Grup J Piala Dunia 2026 yang dihuni Argentina, Austria, Aljazair, dan Yordania.
  • Timnas Austria dinilai sebagai pesaing terkuat Argentina karena strategi pressing agresif di bawah asuhan pelatih Ralf Rangnick.
  • Argentina tetap menjadi unggulan utama grup dengan status juara bertahan dan komposisi pemain kelas dunia seperti Lionel Messi.
  • Aljazair dan Yordania diprediksi akan menjadi tim kuda hitam yang berpotensi menyulitkan persaingan di babak grup.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Timnas Austria dinilai bakal menjadi pesaing terkuat yang akan dihadapi Argentina di Grup J Piala Dunia 2026 nanti.  

"Jadi kalau melihat dari Argentina, Austria, Aljazair, dan Yordania ini tentu yang paling menarik dibahas ialah tim dari Austria ini sendiri," ungkap Analis Siemen bersama Analis lainnya Teguh pada Podcast Selebrasi Lokal 2026 gelaran Tribun Sumsel.com dan Sripoku.com yang dipandu Felin Anjani, Senin (8/6/2026).

Pada podcast yang bertemakan 'Misi Pertahankan Mahkota Argentina' ini menyebut Austria ini materinya hampir semua skuadnya diisi oleh pemain yang main di liga top Eropa.

Apalagi sekarang pelatih Ralf Rangnick. Sebetulnaya empat tim ini menarik karena mempunyai gaya bermain yang berbeda-beda. Argentina mengandalkan penguasaan bola dan pengalaman juara.

Austria datang dengan pressing agresif ala sepak bola Eropa. Kemudian Aljazair mengandalkan serangan sayap dan serangan balik cepat. Sedangkan Yordania lebih mengutamakan organisasi pertahanan yang rapat dan disiplin.

"Di atas kertas tentu Argentina menjadi yang teratas, sebab datang dengan juara bertahan turnamen tahun lalu dengan komposisi pemain yang apik, tentu Argentina di atas kertas menjadi tim terutama untuk lolos di babak 32 besar di Grup ini," kata Teguh.

Sementara sisanya Austria, Aljazair dan Yordania mungkin akan berjibaku karena di atas kertas mereka sama-sama tim underdog, kuda hitam. Austria sebetulnya salah satu kalau boleh dibilang bukan tim kuat juga yang ada di Eropa.

Sementara Aljazair dengan Riyad Mahreznya itu juga menjadi salah satu kekuatan di Afrika. Sementara Yordania, perlu kita ketahui saat Piala Asia lalu dia sampai ke final. Walaupun di final gagal menjadi juara setelah kalah dari Qatar dengan penalti yang kontroversial itu.

"Jadi kalau melihat komposisi tim dari Grup J ini, tim yang jomplang. Tapi kita tidak bisa melihat ini siapa yang unggul, siapa yang bakal tersingkir," kata Siemen.

Kalau melihat dari sejarah Argentina di Piala Dunia 2022 di Qatar, seperti ketahui Argentina sempat kalah 2-1 sebelum menjadi juara. Jadi kalau melihat dari Argentina, Austria, Aljazair, dan Yordania ini tentu yang paling menarik dibahas ialah tim dari Austria ini sendiri.

Austria ini materinya hampir semua skuadnya diisi oleh pemain yang main di liga top Eropa. Apalagi sekarang pelatihnya Ralf Rangnick sang profesor bikin pressing. Kalau melihat komposisi empat tim ini tentu yang menarik dan harus ditonton itu ada di tim Austria, selain dari Argentina.

Kalau melihat pertandingan lainnya seperti Aljazair melawan Yordania, ya sangat disarankan karena tim Arab orangnya tinggi besar dan tim Afrika ini salah satu daya tarik cewek-cewek nonton.

Lantas apa yang menjadi senjata Austria sehingga disebut sebagai pesaing terkuat dari Argentina?

"Memulai pressing dari atas, main spartan. Terlebih beberapa pemain dari Austria juga bermain di klub-klub top Eropa. Austria mempunyai kualitas dengan pelatih yang pernah melatih Manchester United," kata Teguh.

Teguh melihat Austria bukan sembarang membentuk tim ini dengan kekuatan yang ada, dengan pemain-pemain di Eropanya. "Saya pikir Austria merupakan tim yang berpotensi menyulitkan Argentina di Grup ini," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved