Dugaan Penyelewengan Raskin
Yang Benar Ditahan yang Salah Malah Tertawa
Ratusan warga tersebut hanya duduk-duduk di halaman Mapolres sambil menunggu giliran untuk membesuk Makruf
Penulis: Evan Hendra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Ratusan warga Desa Jayamulya, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur yang mendatangi Mapolres OKU Timur untuk membesuk sekretaris desa yang ditahan dan ditetapkan polisi sebagai tersangka Kamis (21/2/2013) berlangsung tertib.
Sekdes Jayamulya bernama H Makruf ditahan atas delik aduan Kades Amir Hamzah yang mengaku telah dikeroyok. Namun menurut Sekdes Makruf dan ratusan warga, dia tidak mengeroyok, warga berkumpul karena sekdes berteriak akibat diintimidasi dan diancam kades untuk menandatangani surat pernyataan bahwa raskin sudah disalurkan selama enam tahun terakhir.
“Padahal raskin sejak enam tahun terakhir tidak disalurkan,” ungkap ratusan warga bersahutan.
Ratusan warga tersebut hanya duduk-duduk di halaman Mapolres sambil menunggu giliran untuk membesuk Makruf yang ditetapkan petugas polisi untuk bergantian.
“Yang benar ditahan yang salah malah tertawa. Kami tidak terima sekdes kami ditahan. Memang raskin selama enam tahun tidak disalurkan,” ungkap Suprapto.
