SriwijayaPost/

Harga Eceran BBM Bersubsidi Rp 8000 perliter

“Terkadang jika jauh, warga membeli sampai Rp9.000/liter. Sehingga, meski pemerintah tidak memutuskan harga BBM...

SRIPOKU.COM PANGKALANBALAI-Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premiun ditingkat eceran dalam ibu Kota Pangkalan Balai Banyuasin tembus Rp8.000 perliter untuk premium.

Kondisi ini, terjadi karena para pengecer kesulitan mendapat BBM, sementara di sejumlah SPBU antrian panjang kendaraan sudah mulai terjadi.

Joko (35), warga kota Pangkalan Balai mengatakan, jika dalam dua hari terakhir, dirinya terus membeli BBM jenis premium di pedagang eceran dengan harga yang sudah bervariasi. Harga BBM berkisar antar Rp7.000-Rp8.500/liter.

Bahkan, anehnya harga BBM premium yang bervariasi itu terjadi pada pedagang pengecer dengan jarak yang tidak begitu jauh dari SPBU.

“Tadi aku beli Rp8.000/liter, kemarin siang Rp7.500. Tapi beberapa hari yang lalu Rp8.000/liter. Dak tentu, di setiap pengecer beda,” katanya kepada Sripoku.com Jum'at (4/5/2012).

Padahal, sejak tidak diberlakukannya kenaikan BBM pada awal april lalu, Dinas Koperasi, Perdagangan dan Industri (Koperindag) Banyuasin telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) BBM bersubsidi di tingkatan pedagang pengecer atau unit masyarakat kecil dan menengah (UMKM) Rp6.000/liter.

"Sudah tidak menentu lagi. Kisaran harga berubah, terkadang turun dan naik,”kata dia.

Hal yang sama diungkapkan warga Pulau Rimau, Arsan. Di Desa Kelapa Dua kecamatan Pulau Rimau, BBM bersubsidi jenis premium dan solar sudah makin meningkat. Untuk BBM premium dijual kisaran harga Rp8.000-Rp10.000/liter. Tetapi untuk jenis solar dijual di kisaran Rp8.000/liter.

“Terkadang jika jauh, warga membeli sampai Rp9.000/liter. Sehingga, meski pemerintah tidak memutuskan harga BBM naik, disini harga BBM sudah terus naik,” katanya.

Penulis: Saifudin Zuhri
Editor: Hendra Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help