Selebrasi Lokal 2026

Indrayadi Sebut Peluang Brasil dan Maroko Sama Kuat di Piala Dunia 2026

Kiper Legendaris Pusri Galatama, Indrayadi SE memprediksi peluang fifty-fifty laga Grup C antara Brasil menghadapi Maroko

Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz Sripo
Handout
BERPELUANG SAMA - Kiper Legendaris Pusri Galatama, Indrayadi SE memprediksi peluang sama (fifty-fifty) laga Grup C antara Brasil menghadapi Maroko pada Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung, Minggu (14/6/2026) pukul 05.00 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • Indrayadi memprediksi laga Brasil melawan Maroko pada Piala Dunia 2026 berakhir imbang atau fifty-fifty
  • Brasil dinilai belum kembali ke performa terbaiknya meski memiliki pemain bertalenta seperti Neymar
  • Maroko dianggap sebagai tim kolektif yang kuat dan merupakan kuda hitam dari benua Afrika
  • Kedua tim memiliki peluang yang sama untuk memenangkan pertandingan jika berhasil mencetak gol lebih dulu

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kiper Legendaris Pusri Galatama, Indrayadi SE memprediksi peluang fifty-fifty laga Grup C antara Brasil menghadapi Maroko pada Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung, Minggu (14/6/2026) pukul 05.00 WIB. 

"Peluangnya fifty-fifty ya. Siapa pun yang bisa memasukkan gol duluan, itu yang saya pikir bisa diprediksi itulah pemenangnya," ungkap Indrayadi ketika diwawancarai Sripoku.com di sela-sela kesibukannya saat ini sebagai Direktur Keuangan RS Pusri.

Mantan Direktur Teknik PT SOM pengelola tim Sriwijaya FC mengatakan, sebenarnya kalau berbicara Brasil vs Maroko. Brasil salah satu tim terkuat di Amerika Selatan. Ada Argentina, ada Paraguay.

"Memang Brasil sejauh ini belum kembali ke performa sesungguhnya. Apalagi mereka Piala Dunia ini sudah tiga kali ya. Sejauh ini juga mereka belum pernah bangkit lagi," ujar mantan Pelatih Kiper SFC.

Sebaliknya, kata pensiunan karyawan PT Pusri Palembang kelahiran Sungailiat, Bangka, 24 April 1969. Tim Maroko yang akan dihadapi Brasil juga bukanlah tim yang mudah untuk dikalahkan.

"Tapi kalau kita bicara Maroko juga. Maroko bukan tim yang bisa dikalahkan dengan mudah, karena salah satu kuda hitamnya Afrika, penguasa Piala Afrika dan kita tahu tahun 2022 juga mereka sampai empat besar," terang Indrayadi yang mengidolakan kiper legendaris Rusia, Rinat Dasayev, Diego Maradona, dan Lionel Messi. 

Indrayadi, kiper yang pernah dipanggil Timnas Piala Kemerdekaan tahun 1992 melihat Brasil tidak semudah itu mengalahkan Maroko.

"Ya artinya kalau kita bicara kualitas tim dengan kondisi yang ada sekarang, ya prediksi saya ini fifty-fifty. Artinya tidak ada tim yang seperti Brasil yang tahun-tahun sebelumnya bisa mendominasi pertandingan," jelasnya.  

Indrayadi pernah bergabung di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Palembang di bawah binaan dinas pendidikan, dan terpilih masuk Diklat Ragunan, sekaligus mengikuti seleksi pelajar ke Hongkong meski akhirnya tidak terpilih menegaskan kedua tim akan seru berusaha saling mengalahkan.

"Untuk mengatakan tim Brasil lebih dominan, atau Maroko lebih dominan saya belum bisa memastikan karena kedua tim punya peluang yang sama," katanya.

Eks Bek Sriwijaya FC Rahmat Juliandri Mohon Doa untuk Porsiba FC

Ia mengingatkan, jika Maroko itu merupakan tim yang berkuasa di Piala Afrika. Kalau melihat sejarah Piala Dunia 2022 mereka juga sampai ke empat besar. Sehingga tidak mudah Brasil untuk bisa mengalahkan Maroko.

"Walau Brasil kita lihat timnya cukup penuh dengan pemain muda yang bertalenta. Ditambah ada senior Neymar bisa memberi warna yang lain, tapi secara kualitas tim Maroko bermain kolektif timnya, ya hampir sama gaya bermain dengan Brasil," pungkasnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved