Sumsel United
Sumsel United Butuh Keberuntungan Hadapi 8 Laga Sisa Putaran Ketiga
Delapan laga tersisa di putaran ketiga akan menjadi penentu nasib Sumsel United untuk memiliki asa promosi ke LIga 1.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz Sripo
Ringkasan Berita:
- Sumsel United unggul penguasaan bola dan peluang, tapi gagal memanfaatkan set piece dan finishing, sehingga kalah dari PSMS Medan dan imbang lawan Garudayaksa FC.
- Banyak peluang tercipta, namun minim gol; pelatih Nil Maizar menekankan perlunya pembenahan agar dominasi bisa berbuah kemenangan.
- Pekan ke-20 (22/2/2026), Sumsel United akan menjamu pemuncak klasemen Garudayaksa FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, laga krusial untuk menjaga asa lolos
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Laskar Juaro, julukan Sumsel United, tengah berada di persimpangan jalan dalam kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Delapan laga tersisa di putaran ketiga akan menjadi penentu nasib mereka, terutama setelah kekalahan menyakitkan dari PSMS Medan dan hasil imbang kontra Garudayaksa FC.
Hasil di pertandingan terakhir Sumsel United dikalahkan PSMS Medan 3-1 adalah alarm peringatan, saatnya evaluasi dan perbaiki di pertandingan berikutnya. Sisa 8 pertandingan tidak boleh ada keraguan dan ruang untuk kesalahan.
Apalagi di laga pekan ke-20, Minggu (22/2/2026) pukul 20.30 nanti Laskar Juaro akan menghadapi pemuncak klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat, Garudayaksa FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
Bagaimana tidak. Di atas kertas, Sumsel United unggul segalanya dari PSMS Medan di laga terakhir. Meski bermain tandang, tim asuhan Nil Maizar ini tampil spartan dan menguasai jalannya pertandingan, serta menciptakan banyak peluang.
Bahkan sepanjang laga, Sumsel United mendapatkan banyak kesempatan melalui skema set piece. Tercatat, ada 12 tendangan bebas dan 5 tendangan sudut yang seharusnya bisa dimaksimalkan. Namun sayangnya tak satu pun yang berhasil di konversi menjadi gol.
Statistik pertandingan memperlihatkan, selama pertandingan 2x45 menit, Sumsel United mencatatan penguasaan bola sebanyak 70 persen. Diego Pires Dall'Oca dan kawan-kawan juga berhasil melakukan 396 passing sukses dari 454 total passing, dengan akurasi mencapai 88 persen.
Tidak hanya itu, Laskar Juaro juga melakukan 15 total shot, dengan 6 shot on target. Menunjukkan bagaimana agresivitas yang diperlihatkan Juninho Cabral dan kawan-kawan dibarisan depan. Sayangnya, hanya satu peluang yang berhasil menjadi gol. Pada menit 78' lewat aksi Diego Pires Dall'Oca.
Disisi lain, dengan penguasaan bola sebanyak 30 persen. 166 passing sukses dari 234 total passing, dengan akurasi mencapai 71 persen. PSMS Medan berhasil mencetak tiga gol, dari lima shot on target dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-1.
"Kondisi kita saat ini cukup sulit untuk mengejar selisih poin dengan Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC Banten. Karena kita kalah dari PSMS Medan dan mereka sama-sama menang. Kita tidak boleh patah semangat dan menyerah. Kita akan terus berjuang hingga pertandingan terakhir," ungkap Pelatih Kepala Sumsel United, Nil Maizar.
Arsitek asal Sumatera Barat ini melanjutkan, kegagalan tim asuhannya memperoleh tambahan poin akibat tren negatif pada dua laga terakhir. Membuat dia bersama jajaran staf pelatih lainnya harus bekerja lebih ekstra, untuk membenahi performa anak didiknya.
"Terutama dilini serang. Kita banyak menciptakan peluang pada dua pertandingan terakhir melawan PSMS Medan dan Garudayaksa FC. Tapi hanya satu yang menjadi gol. Ini tidak boleh terjadi lagi," harapnya.
Baca juga: Joko Susilo: Tantangan Baru Bersama Sriwijaya FC di Putaran Ketiga Pegadaian Championship 2025/26
Di laga pekan ke-18 sebelumnya melawan Garudayaksa FC sang pemuncak klasemen sementara Grup 1 wilayah barat, Sumsel United juga mengalami kondisi yang hampir serupa.
Saat itu, Laskar Juaro berhasil mencatatkan penguasaan bola sebanyak 62 persen. 14 total shot dengan 3 shot on target dan 360 passing sukses dari 411 total passing, dengan akurasi mencapai 88 persen.
Namun lagi-lagi, tidak ada satu pun peluang yang berhasil menjadi gol dan membuat pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.
Ini membuktikan, tim yang mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang sepanjang laga. Belum tentu menjadi pemenang diakhir laga, tanpa dinaungi keberuntungan.
| Sumsel United Tumbang dari Persiraja Banda Aceh, Posisi Laskar Juaro Turun ke Peringkat 4 |
|
|---|
| Sumsel United Siapkan Pressing Tinggi Hadapi Persiraja Banda Aceh, Dua Bek Jadi Kunci Pertahanan |
|
|---|
| Jaga Asa Bersaing di Papan Atas Klasemen Liga 2, Sumsel United Bertekad Bangkit Hadapi Persiraja |
|
|---|
| Laga Persiraja vs Sumsel United: Adu Tajam Flynn Gillespie vs Juninho Cabral |
|
|---|
| Juninho Cabral Kokohkan Posisi Top Skor Sumsel United, Kejar Target 20 Gol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/TERTAHAN-PERINGKAT-KETIGA.jpg)