Sriwijaya FC
Terpuruk di Dasar Klasemen Liga 2, Sriwijaya FC Dikabarkan Belum Gelar Latihan Usai Dibantai PSPS
Sriwijaya FC tengah berada dalam situasi sulit jelang lanjutan Liga Championship musim 2025/2026.
Ringkasan Berita:
- Sriwijaya FC mengalami krisis finansial yang berdampak pada persiapan tim jelang laga melawan Persekat Tegal di pekan ke-15 Liga Championship 2025/2026
- Sesi latihan belum digelar hingga Selasa (6/1/2026), membuat kondisi fisik pemain menurun dan persiapan dinilai jauh dari ideal
- Kekuatan tim semakin melemah setelah ditinggal sejumlah pemain inti, sementara fisik pemain tersisa disebut hanya sekitar 60 persen dan minim cadangan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Sriwijaya FC tengah berada dalam situasi sulit jelang lanjutan Liga Championship musim 2025/2026.
Usai dibantai PSPS Pekanbaru dengan skor 5-2 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (4/1/2026), kondisi finansial klub disebut semakin krisis.
Krisis keuangan tersebut berdampak langsung pada persiapan tim menghadapi Persekat Tegal pada pekan ke-15 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Trisanja, Tegal, Sabtu (10/1/2026).
Hingga Selasa (6/1/2026), Sriwijaya FC bahkan belum menggelar sesi latihan untuk mempersiapkan laga tandang tersebut.
Padahal, laga melawan Persekat Tegal menjadi momentum penting bagi Elang Andalas untuk memperkecil jarak poin.
Persekat saat ini berada di posisi ke-9 klasemen dengan 12 poin, sementara Sriwijaya FC masih terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi 2 poin dari 14 pertandingan.
Salah satu pemain Sriwijaya FC mengungkapkan hingga kini belum ada informasi dari pelatih maupun manajemen terkait jadwal latihan pascakekalahan dari PSPS Pekanbaru.
“Saat ini belum ada info kapan akan latihan persiapan melawan Tegal. Padahal fisik kami selalu menurun saat di lapangan,” ujar pemain yang enggan disebutkan namanya.
Ia menyebut kondisi Sriwijaya FC saat ini seperti menjadi lumbung poin bagi lawan-lawannya.
Menurutnya, tanpa persiapan dan latihan yang memadai, sulit bagi tim untuk bersaing, terutama pada babak kedua pertandingan.
“Kalau tidak ada persiapan, lebih baik langsung kasih poin saja. Kita sebenarnya punya peluang kalau latihan didukung dan teratur. Tapi kalau seperti ini, di babak kedua kami selalu jadi bulan-bulanan lawan,” katanya.
Pemain tersebut juga memprediksi tim akan berangkat ke Tegal pada Kamis (8/1/2026), dengan estimasi tiba Jumat (9/1/2026) sore.
Namun hingga kini, belum ada kepastian terkait moda transportasi yang akan digunakan.
“Belum tahu naik bus atau pesawat. Kalau pesawat tentu lebih hemat tenaga dan pemain bisa istirahat. Kalau bus, perjalanan panjang pasti mempengaruhi kondisi fisik,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan evaluasi pelatih Budi Sudarsono, kondisi fisik pemain saat ini hanya sekitar 60 persen, terutama saat memasuki babak kedua. Situasi tersebut diperparah dengan minimnya pemain cadangan yang siap tampil.
| Sriwijaya FC: Dari Raksasa ke Senyap, Nugroho Fatchur Rochman Jadi Simbol Harapan |
|
|---|
| Sriwijaya FC Dibantai 2-5, Ajay: Kiper Aja Gak Ada Pelatihnya! |
|
|---|
| Gelandang Muda Sriwijaya FC, Tirto Wicaksono: Bertahan Demi Elang Andalas! |
|
|---|
| Gol Perdana Mukhti Arya Muslim: Harapan Baru di Tengah Keterpurukan Sriwijaya FC |
|
|---|
| Sriwijaya FC Terancam WO? 4 Hari Jelang Laga Away ke Tegal Masih Senyap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Momen-pemain-Sriwijaya-FC-melaksanakan-sesi-Official-Training-OT.jpg)