Sriwijaya FC

Pelatih Sriwijaya FC Sebut Finishing Jadi PR Besar, Lini Depan Elang Andalas Masih Tumpul

Pelatih Sriwijaya FC, Ahmad Zulkifli, mengakui bahwa finishing masih menjadi pekerjaan rumah utama timnya

|
Penulis: Angga | Editor: Odi Aria
sripoku.com/angga azka
STARTING XI SFC - Starting XI SFC di laga uji coba vs Tribrata Raflessia FC. Pelatih Sriwijaya FC, Ahmad Zulkifli, mengakui bahwa finishing masih menjadi pekerjaan rumah utama timnya sebelum menghadapi laga perdana menghadapi Garudayaksa FC pada Minggu (14/9/2025) mendatang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANGSriwijaya FC harus puas bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Nusantara Lampung FC dalam laga uji coba yang digelar di Lapangan Yonif 134 Candimas, Natar, Lampung Selatan, pada Sabtu (6/9/2025).

Meski tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang, lini depan Laskar Wong Kito dinilai masih tumpul karena gagal memanfaatkan peluang menjadi gol.

Pelatih Sriwijaya FC, Ahmad Zulkifli, mengakui bahwa finishing masih menjadi pekerjaan rumah utama timnya sebelum menghadapi laga perdana menghadapi Garudayaksa FC pada Minggu (14/9/2025) mendatang.

“Hampir semua pemain depan punya peluang mencetak gol. Ini jadi bahan evaluasi kita ke depan sebelum laga lawan Garudayaksa,” ujar pelatih yang akrab disapa Coach Azul, Selasa (9/9/2025).

Mantan Direktur Teknik Persikabo ini mengaku akan memaksimalkan sisa waktu yang ada untuk meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir atau finishing touch.

Ia menilai bahwa menghadapi Garudayaksa akan berbeda tantangannya dibandingkan saat melawan Nusantara Lampung FC, sehingga peluang sekecil apa pun harus bisa dikonversi menjadi gol.

“Materi pemain Garudayaksa tentu berbeda. Peluang kecil bisa sangat penting untuk dimaksimalkan jadi gol dan membangun kepercayaan diri tim,” tegasnya.

Pelatih berdarah Betawi ini hanya memiliki waktu sekitar empat hari untuk melakukan pembenahan sebelum laga resmi pertama musim ini.

“Dengan waktu yang ada, kita akan benahi finishing dan servis. Setelah itu kita matangkan taktikal dan strategi,” imbuhnya.

Meskipun laga uji coba berakhir tanpa gol, Coach Azul tetap melihat sisi positif dari performa anak asuhnya, terutama dalam hal pemahaman terhadap skema permainan yang diterapkan oleh tim pelatih.

“Beberapa pemain sudah mulai memahami taktik yang kita inginkan. Ini jadi modal, walaupun finishing masih jadi PR besar,” ujarnya.

Sriwijaya FC, yang saat ini mengandalkan banyak pemain muda, tetap optimistis menatap laga pembuka. Azul percaya semangat dan progres tim akan terus berkembang seiring berjalannya waktu.

“Laga uji coba ini jadi bahan evaluasi penting. Harapannya, saat laga perdana nanti, kita bisa tampil lebih baik dan meraih hasil maksimal,” pungkas mantan pelatih Persipal FC Palu itu.

Laga kontra Garudayaksa FC pada Minggu (14/9/2025) dipandang sangat krusial bagi Sriwijaya FC. Kemenangan di laga awal akan menjadi pemantik semangat untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya di kompetisi Liga 2.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved