Berita Banyuasin

Jelang Idul Adha, Harga Beras hingga Cabai di Banyuasin Melebihi Harga Acuan

Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin menyiapkan sembilan langkah strategis

Tayang:
Penulis: Ardiansyah | Editor: Yandi Triansyah
Ilustrasi AI
INFOGRAFIS - Sejumlah komoditas bahan pangan di Kabupaten Banyuasin terpantau mulai merangkak naik dan melebihi Harga Acuan Penjualan (HAP) menjelang hari raya Idul Adha, Selasa (26/5/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Sejumlah komoditas bahan pangan di Kabupaten Banyuasin terpantau mulai merangkak naik dan melebihi Harga Acuan Penjualan (HAP) menjelang hari raya Idul Adha
  • Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin menyiapkan sembilan langkah strategis untuk mengendalikan laju inflasi daerah.
  • Berdasarkan hasil pemantauan pekan ini, beberapa kebutuhan pokok yang telah melampaui HAP adalah beras medium, cabai rawit merah, dan jagung pakan ternak.

SRIPOKU.COM, BANYUASIN — Sejumlah komoditas bahan pangan di Kabupaten Banyuasin terpantau mulai merangkak naik dan melebihi Harga Acuan Penjualan (HAP) menjelang hari raya Idul Adha

Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin menyiapkan sembilan langkah strategis untuk mengendalikan laju inflasi daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, Ir. H. Erwin Ibrahim, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan pekan ini, beberapa kebutuhan pokok yang telah melampaui HAP adalah beras medium, cabai rawit merah, dan jagung pakan ternak.

"Sedangkan untuk telur ayam ras, posisinya saat ini masih berada di bawah HAP," ujar Erwin di Banyuasin, Selasa (26/5/2026).

Selain komoditas tersebut, Pemkab Banyuasin juga menetapkan status waspada terhadap pergerakan harga gula pasir curah, daging ayam ras, dan ayam ras pedaging. 

Erwin menegaskan, instruksi dari pemerintah pusat sudah sangat jelas agar seluruh pemerintah daerah memperketat pemantauan harga guna menjaga daya beli masyarakat.

Untuk mengintervensi gejolak harga tersebut, Pemkab Banyuasin memaksimalkan sembilan langkah penanganan. 

Langkah itu meliputi pemantauan harga dan stok secara berkala, menjaga pasokan, menggalakkan gerakan menanam di masyarakat, menggelar operasi pasar murah, dan melakukan sidak pasar.

Selain itu, Pemkab juga memperkuat kerja sama antardaerah, memberikan subsidi transportasi, hingga mengoptimalisasi alokasi Belanja Tak Terduga (BTT).

Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkab Banyuasin kini terus memperkuat koordinasi lintas sektor demi memastikan kelancaran distribusi bahan pokok. 
Langkah antisipasi ini diintensifkan mengingat tingkat konsumsi masyarakat biasanya melonjak signifikan mendekati hari raya kurban.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved