Berita Banyuasin

Penyebab Jalintim Palembang-Betung Macet, Truk Pengangkut Susu Terguling di Pinggir Jalan Sembawa

Kendaraan yang melaju dari arah Palembang menuju Pangkalan Balai harus melintas secara bergantian karena kedua lajur mengalami penyempitan.

Tayang:
Penulis: Ardiansyah | Editor: pairat
Sripoku.com/Ardiansyah
TRUK SUSU TERGULING - Truk pengangkut susu yang terguling di Jalintim Palembang-Betung Banyuasin tepatnya di Desa Sidorejo Kecamatan Sembawa, Minggu (24/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Arus lalu lintas di Jalintim Palembang-Betung Banyuasin, tepatnya di Desa Sidorejo Kecamatan Sembawa, tersendat akibat truk pengangkut susu kemasan terguling di pinggir jalan, Minggu (24/5/2026). 
  2. Kemacetan terjadi karena proses pemindahan muatan membuat kendaraan dari dua arah harus melintas secara bergantian. 
  3. Warga menyebut lokasi tersebut memang rawan kecelakaan akibat kondisi jalan rusak dan bergelombang.
 

 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Arus lalu lintas yang mengarah dari Pangkalan Balai menuju Palembang maupun sebaliknya dari Palembang menuju Pangkalan Balai mengalami tersendat, Minggu (24/5/2026).

Tersendatnya arus lalu lintas disebabkan adanya truk pengangkut susu kemasan yang terguling di pinggir Jalintim Palembang-Betung Banyuasin, tepatnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Sembawa.

Kendaraan yang melaju dari arah Palembang menuju Pangkalan Balai harus melintas secara bergantian karena kedua lajur mengalami penyempitan.

Meski truk yang terguling berada di pinggir jalan dan menjorok ke dalam, aktivitas pemindahan muatan truk tetap mengganggu laju kendaraan dari dua arah.

"Saya kira truk yang antre mengisi BBM, ternyata macet karena ada truk yang terguling. Jadi memang sedikit macet," kata Iwin, warga Palembang yang hendak menuju Pangkalan Balai.

Dari pantauan di lokasi, terlihat aktivitas pemindahan muatan truk ke kendaraan lain. Sementara itu, bagian depan truk yang terguling tampak mengalami kerusakan cukup parah.

Lokasi truk terguling tersebut diketahui kerap menjadi titik kecelakaan karena kondisi jalan yang rusak parah dan bergelombang. Kendaraan yang melintas dan tidak berhati-hati berisiko tergelincir.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved