Bus Terbakar di Muratara

Kondisi Terkini Korban Selamat Bus ALS di Rumah Sakit Rupit, 1 Korban Jalani Operasi

Kunjungan ini dilakukan usai tim kepolisian merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalinsum Kelurahan Karang Jaya.

Tayang:
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Eko Mustiawan
BESUK KORBAN SELAMAT - Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal saat mengunjungi korban selamat insiden lakalantas maut di Muratara, Kamis (7/5/2026). Satu korban menjalani operasi 
Ringkasan Berita:
  • Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, mengunjungi para korban selamat dalam insiden kebakaran bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di RSUD Rupit
  • Tercatat dari total empat korban selamat, tiga orang di antaranya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara satu orang korban yang merupakan kernet bus telah diperbolehkan pulang.
  • Dua Korban sudah dalam kondisi stabil dan dapat diajak berkomunikasi. Satu korban masih menjalani tindakan operasi akibat luka berat yang dialami.

SRIPOKU.COM, MURATARA – Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, mengunjungi para korban selamat dalam insiden kebakaran bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di RSUD Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (7/5/2026). 

Kunjungan ini dilakukan usai tim kepolisian merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalinsum Kelurahan Karang Jaya.

Tercatat dari total empat korban selamat, tiga orang di antaranya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara satu orang korban yang merupakan kernet bus telah diperbolehkan pulang.

Brigjen Pol Faizal menjelaskan bahwa kondisi para korban selamat yang dirawat di RSUD Rupit saat ini masih dalam pemantauan medis secara ketat.

Dua Korban sudah dalam kondisi stabil dan dapat diajak berkomunikasi.

Satu korban masih menjalani tindakan operasi akibat luka berat yang dialami.

Sedangkan 1 Korban (Kernet), mengalami luka ringan dan sudah meninggalkan rumah sakit.

"Ada tiga yang masih dirawat di RSUD Rupit ini, dua orang sudah bisa diajak komunikasi. Sementara satu korban lainnya masih dalam proses operasi," ungkap Brigjen Pol Faizal.

Tragedi maut yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) pukul 12.00 WIB ini dipicu oleh tabrakan antara bus ALS dengan truk tangki minyak yang mengakibatkan kebakaran hebat. 

Insiden tersebut merenggut 16 nyawa di lokasi kejadian.

Brigjen Pol Faizal menyatakan seluruh jenazah korban tewas kini telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk proses identifikasi lebih lanjut karena kondisi luka bakar yang cukup parah.

Terkait biaya pengobatan dan santunan, Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Ariyandi, menegaskan bahwa negara akan menjamin seluruh kebutuhan medis korban selamat.

"Untuk korban yang dirawat, kami memberikan surat jaminan. Biaya perawatan akan dijamin oleh Jasa Raharja sampai selesai," tegas Ariyandi.

Selain jaminan biaya medis, Jasa Raharja juga akan memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia setelah proses investigasi dan identifikasi resmi selesai dilakukan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved