Berita Ogan Ilir

Kampus Unsri Rawan Curanmor, Polisi Temukan Pemilik Teledor Kunci Kelupaan Dicabut

Pihak kepolisian bahkan menemukan banyak pemilik kendaraan yang teledor meninggalkan kunci motor tetap tertancap di parkiran.

Tayang:
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
dokumentasi Polisi
GELAR PATROLI - Personel Sat Samapta Polres Ogan Ilir berpatroli di area parkir dekat pintu masuk kampus Unsri, Rabu (29/4/2026) pagi. Polisi mengingatkan masyarakat waspada aksi curanmor. 
Ringkasan Berita:
  • Area Kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya, Ogan Ilir, kini dalam pengawasan ketat kepolisian menyusul maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor
  • Pihak kepolisian bahkan menemukan banyak pemilik kendaraan yang teledor meninggalkan kunci motor tetap tertancap di parkiran.
  • Kasi Humas Polres Ogan Ilir, Kompol Herman Ansori, mengungkapkan bahwa aksi curanmor menyasar kendaraan mahasiswa maupun warga

SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Area Kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya, Ogan Ilir, kini dalam pengawasan ketat kepolisian menyusul maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). 

Pihak kepolisian bahkan menemukan banyak pemilik kendaraan yang teledor meninggalkan kunci motor tetap tertancap di parkiran.

Kasi Humas Polres Ogan Ilir, Kompol Herman Ansori, mengungkapkan bahwa aksi curanmor menyasar kendaraan mahasiswa maupun warga, baik di dalam area kampus maupun di parkiran luar dekat lapak pedagang kaki lima.

"Ada laporan kehilangan sepeda motor dan beberapa percobaan pencurian yang gagal. Hal ini jelas meresahkan civitas akademika dan masyarakat sekitar," ujar Herman, Rabu (29/4/2026).

Menindaklanjuti keresahan tersebut, personel kepolisian kini rutin diterjunkan untuk berpatroli dan memeriksa kendaraan di titik-titik rawan.

Dalam patroli tersebut, petugas masih sering menemukan motor yang terparkir dalam kondisi kunci kontak tidak dicabut.

"Kunci yang tertancap karena pemiliknya lupa adalah sasaran empuk pelaku. Contohnya pertengahan April lalu, motor matic di gedung FKM hilang karena kunci tertinggal, meski beruntung pelaku berhasil diringkus dalam waktu kurang dari 24 jam," jelasnya.

Polres Ogan Ilir mengimbau mahasiswa dan masyarakat untuk tidak memberikan celah bagi pelaku kejahatan.

Penggunaan kunci ganda sangat disarankan meskipun hanya meninggalkan kendaraan dalam waktu singkat.

"Walaupun hanya sebentar membeli makanan, tetap pasang kunci tambahan. Aksi curanmor itu terjadi sangat cepat, hanya dalam hitungan detik," pungkas Herman.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved