Berita Sumsel

Gelar Rapat di Hotel Bintang 4 Saat Masa Efisiensi, Kadin Perpusip OI Diduga Blokir Kontak Wartawan

Kadin Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ogan Ilir, Siska Susanti diduga memblokir kontak wartawan yang minta konfirmasi soal rapat di hotel Bintang 4.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: tarso romli
Sripoku.com/handout/tidak ada
SAMPAIKAN SAMBUTAN - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kabupaten Ogan Ilir, Siska Susanti saat memberikan sambutan pada lomba bertutur untuk siswa, Sabtu (18/4/2026). Terbaru, Dinas Perpusip Ogan Ilir menggelar rapat teknis di hotel bintang 4 di Palembang. 
Ringkasan Berita:
  • Dinas Perpusip Ogan Ilir menggelar rapat teknis di Hotel The Zuri Palembang (bintang 4) pada Selasa (28/4/2026), di tengah kebijakan efisiensi anggaran Pemkab.
  • Kadin Perpusip, Siska Susanti, enggan memberikan keterangan dan justru memblokir nomor telepon wartawan yang mencoba mengonfirmasi urgensi penggunaan hotel tersebut.
  • Aktivis M. Zainuri mendesak Bupati Panca Wijaya Akbar untuk mengevaluasi pejabat yang dinilai boros anggaran dan tidak mematuhi arahan penghematan daerah.

Baca juga: Pembeli tak Tahu Mobil yang Dibeli Dipasang GPS, Mantan Polisi Jadi Eksekutor Beraksi di Muara Enim

SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Sikap tertutup ditunjukkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kabupaten Ogan Ilir, Siska Susanti. Ia diketahui memblokir nomor telepon jurnalis saat diminta konfirmasi terkait pelaksanaan rapat teknis urusan perpustakaan yang digelar di sebuah hotel berbintang empat di Palembang.

Berdasarkan jadwal resmi dari Bagian Protokol Setda Ogan Ilir, rapat tersebut dilaksanakan di Hotel The Zuri Palembang, pada Selasa (28/4/2026) pagi pukul 09.00 WIB.

Untuk diketahui Hotel The Zuri Palembang adalah hotel tertinggi di Kota Palembang dengan 25 lantai terletak di Jalan Radial Area Transmart Palembang.

Pemilihan lokasi rapat di hotel mewah ini memicu kontroversi, mengingat saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir tengah gencar menggaungkan kebijakan efisiensi anggaran daerah.

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui sambungan telepon dan pesan singkat tidak membuahkan hasil.

Alih-alih memberikan penjelasan mengenai urgensi penggunaan hotel mewah, Siska justru memutus akses komunikasi dengan memblokir nomor wartawan yang bersangkutan.

Langkah Dinas Perpusip ini mendapat sorotan tajam dari aktivis Ogan Ilir, M. Zainuri.

Ia mempertanyakan transparansi dan komitmen instansi tersebut terhadap arahan Bupati Ogan Ilir terkait penghematan anggaran.

"Katanya efisiensi anggaran, tapi mengapa rapat masih di hotel bintang empat? Kami sangat mempertanyakan komitmen tersebut. Bukankah rapat bisa dilaksanakan di kantor untuk menghemat biaya?" cetus Zainuri.

Ia pun mendesak Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, untuk mengambil tindakan tegas terhadap jajaran yang dinilai tidak patuh pada kebijakan efisiensi.

"Kami meminta Bupati untuk memberikan teguran keras. Bila perlu, evaluasi pejabat yang mengalokasikan anggaran untuk hal-hal yang tidak mendesak dan cenderung menghamburkan uang daerah," tegasnya.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: Burung Belasan Juta di dalam Baju, Pria Asal Banyuasin Kepergok Mencuri di Palembang Bird Park

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved