Berita PALI

Bupati PALI Ungkap Kendala SDM dan Aturan Jadi Penyebab Banyak Jabatan Plt

Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, S.T., mengakui bahwa keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualifikasi

Penulis: Mat Bodok | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Mat Bodok
BERI KETERANGAN - Bupati PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), Asgianto, ST memberikan keterangan soal masih banyak jabatan kepala dinas diisi oleh pelaksana tugas, Selasa (14/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, S.T., mengakui bahwa keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualifikasi kepangkatan
  • Saat ini, beberapa posisi strategis seperti Kepala Diskominfostaper, Disbudpar, Disdik, hingga Bapenda masih dijabat oleh Plt.
  • Politisi Partai Gerindra tersebut, mengatakan jabatan Plt tersebut menjadi tantangannya sebagai kepala daerah. 

SRIPOKU.COM, PALI – Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, S.T., mengakui bahwa keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualifikasi kepangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjadi kendala dalam pengisian jabatan definitif di lingkungan Pemkab PALI. 

Hal ini disampaikannya usai menghadiri rapat paripurna DPRD PALI, Selasa (14/4/2026).

Asgianto menjelaskan, meski masih terdapat sejumlah jabatan yang diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), jumlahnya telah berkurang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

Saat ini, beberapa posisi strategis seperti Kepala Diskominfostaper, Disbudpar, Disdik, hingga Bapenda masih dijabat oleh Plt.

Politisi Partai Gerindra tersebut, mengatakan jabatan Plt tersebut menjadi tantangannya sebagai kepala daerah. 

Menurutnya, para pejabat yang merangkap Plt tersebut, bila diberikan pilihan mereka mengurus satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja sudah pening, apalagi harus merangkap di OPD lainnya. 

"Tapi karena tadi, keterbatasan kita terkait tentang SDM, golongan. Karena ada beberapa nomenklatur-nomenklatur yang sekarang untuk rekrutmen, Pertek BKN, banyaknya aturan-aturan," katanya.

Dihadapan para anggota DPRD, Asgianto optimistis Pemerintah Kabupaten PALI terus berusaha untuk menyelesaikan jabatan yang diemban para Plt. 

Beberapa waktu lalu, Asgianto telah melantik sebanyak 78 kepala sekolah SD/SMP, yang selama ini dijabat oleh pelaksana tugas. 

"Alhamdulillah kemarin pertek dari Kemendagri dan Kemenpan RB sudah terbit semua, ada 53 yang berhasil kita definitifkan untuk kepala sekolah SD dan SMP. 34 lagi kalau tidak salah kepala sekolah (yang belum definitif)," katanya.

"Ribet rupanya mengurus guru ini. Tenang Insya Allah pemerintah sekarang tidak ada kepentingan pribadi kamu lihat lah sendiri. Sudah aku sisihkan semua," ungkapnya.

Kendati demikian, Asgianto juga menyebutkan terdapat beberapa kepala OPD di lingkungan Pemkab PALI belum mengambil Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II. 

Dalam laporan Badan Pusat Statistik Kabupaten PALI Dalam Angka, jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di PALI pada tahun 2025 sebanyak 2.118 orang.

Ditinjau dari golongannya ternyata jumlah PNS terpusat pada golongan III, yaitu sebesar 74,64 persen. 

Sementara, jumlah ASN PNS yang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama alias eselon II hanya sebanyak 28 orang. 

"Keterbatasan kita terkait SDM dan golongan. Banyak aturan baru untuk rekrutmen, termasuk Pertek (Pertimbangan Teknis) dari BKN dan berbagai nomenklatur yang harus diikuti," ujar Asgianto kepada wartawan.

Baca berita Sripoku.com lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung di Saluran WhatsApp Sriwijaya Post

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved