Berita Muba

Warga Mancing di Jalan Rusak di Macang Sakti Muba : Kami Butuh Bukti Janji Pak Bupati 

Kondisi infrastruktur jalan di Desa Macang Sakti, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian memprihatinkan. 

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Yandi Triansyah
Handout
JALAN RUSAK - Sejumlah warga Desa Macang Sakti, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Muba, terpaksa membangun jembatan darurat di tengah jalan rusak yang dipenuhi lumpur dan genangan air, Sabtu (13/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kondisi infrastruktur jalan di Desa Macang Sakti, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian memprihatinkan. 
  • Lantaran tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun, akses utama warga tersebut kini berubah menjadi kubangan lumpur yang nyaris memutus mobilitas ekonomi desa.
  • Kekesalan warga memuncak melalui sejumlah aksi protes yang viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, warga terpaksa membangun jembatan darurat dari kayu agar sepeda motor tetap bisa melintas. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Kondisi infrastruktur jalan di Desa Macang Sakti, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian memprihatinkan. 

Lantaran tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun, akses utama warga tersebut kini berubah menjadi kubangan lumpur yang nyaris memutus mobilitas ekonomi desa.

Kekesalan warga memuncak melalui sejumlah aksi protes yang viral di media sosial. 
Dalam rekaman video yang beredar, warga terpaksa membangun jembatan darurat dari kayu agar sepeda motor tetap bisa melintas. 

Tak hanya itu, warga juga melakukan aksi sindiran dengan memparodikan kegiatan memancing di tengah jalan yang digenangi air keruh.

"Sudah lama jalan ini rusak, belum pernah diperbaiki. Jadi warga buat jembatan darurat supaya motor masih bisa lewat, tolong pemerintah lihat jalan kami,"ujar Abdul Aziz, warga sekitar, Minggu (12/4/2026).

Ia menjelaskan, jika tidak ada jembatan darurat tersebut, aktivitas warga akan terganggu dan akses transportasi menjadi tidak lancar. 

Bahkan, tidak hanya di satu titik, kerusakan jalan juga terjadi di beberapa bagian lainnya.

"Kalau tidak dibuat jembatan darurat, aktivitas warga terganggu. Jalan rusak ini bukan hanya di situ, masih banyak titik lainnya,"ungkapnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut, mengingat akses jalan merupakan kebutuhan vital bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat desa.

"Kita butuh bukti dari janji politik Pak Bupati yang akan menuntaskan permasalahan jalan. Bagaimana ekonomi mau bangkit kalau jalan saja seperti ini,"jelasnya.

Kepala Dinas PUPR Muba, Rudianto ST menjelaskan bahwa kerusakan jalan yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk ruas Mangun Jaya–Macang Sakti, dipengaruhi oleh tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. 
Kondisi tersebut menyebabkan badan jalan menjadi rusak dan di beberapa titik terjadi genangan air.

"Memang saat ini memasuki musim penghujan dengan curah hujan cukup tinggi, sehingga beberapa ruas jalan mengalami kerusakan dan tergenang. Untuk ruas Mangun Jaya–Macang Sakti, Insya Allah tahun 2026 sudah kita programkan perbaikannya melalui dana BKBK. Perbaikannya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, apalagi pada 2025 juga sudah kita lakukan penanganan. Mudah-mudahan tahun ini berjalan lancar dan jalan tersebut kembali bisa dilalui dengan baik oleh masyarakat,"ujar Rudianto.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved