Berita OKU
Hujan Deras 3 Hari, Belasan Rumah di Baturaja Terendam Banjir Setinggi 1 Meter
Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) selama tiga hari berturut-turut
Penulis: Leni Juwita | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) selama tiga hari berturut-turut
- Konidisi itu mengakibatkan puluhan rumah di Kecamatan Baturaja Timur terendam banjir.
- Kepala Kalaksa BPBD OKU, Drs. Januar Efendi, M.Ikom., menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan ekstrem yang menyebabkan drainase tidak mampu menampung debit air.
SRIPOKU.COM, BATURAJA — Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) selama tiga hari berturut-turut mengakibatkan puluhan rumah di Kecamatan Baturaja Timur terendam banjir.
Berdasarkan pantaun BPBD OKU pada Senin (30/3/2026), ketinggian air di beberapa titik mencapai 100 cm.
Kepala Kalaksa BPBD OKU, Drs. Januar Efendi, M.Ikom., menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan ekstrem yang menyebabkan drainase tidak mampu menampung debit air.
Kondisi ini diperparah dengan tingginya muka air di saluran pembuangan utama.
"Hasil monitoring di lapangan menunjukkan banjir masih menggenangi pemukiman dengan ketinggian sekitar 1 meter. Setidaknya ada 20 Kepala Keluarga (KK) yang menempati 19 rumah warga terdampak langsung," ujar Januar, Senin (30/3/2026).
Wilayah terdampak paling parah meliputi Taman Sari (RT 01 dan 03, RW 03) Kelurahan Sukaraya, serta Dusun 7 Desa Air Paoh.
Selain rumah warga, fasilitas pendidikan seperti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Al-Ma’arif dan area eks Kantor KUA Baturaja Timur juga ikut terendam, sehingga menghambat aktivitas masyarakat.
Warga setempat mengungkapkan bahwa wilayah tersebut memang menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras melanda. Masalah utama diduga terletak pada penyumbatan drainase di kawasan Siring Enggano yang berdekatan dengan Jalan Lintas Sumatera (Jalansum).
"Daerah ini memang langganan. Kalau hujan deras semalaman biasanya langsung banjir karena masalah drainase yang tersumbat di dekat jalan lintas," ungkap salah seorang warga terdampak.
Pihak BPBD OKU terus melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi adanya kenaikan debit air susulan, mengingat prakiraan cuaca masih menunjukkan potensi hujan di wilayah Baturaja dan sekitarnya.
Berikut daftar warga yang rumahnya terdampak banjir:
Kelurahan Sukaraya (RT 01 & 03): Sofian Erlis, Nasolati, Maulana, Apriadi Kusuma, Burhanudin, Laelani, Meirizal, Darno, Arman, Listriani, Rohana, Indra Wangsa, dan Suharmasto.
Desa Air Paoh (Dusun 7): Komarudin, Johan, Dody, Yunizar, Ujang, Merdi, dan Wawan.
| Harga LPG Non Subsidi Naik, Pelaku UMKM di Baturaja Keluhkan Beban Operasional |
|
|---|
| Mobil-mobil Mewah Mendadak Sepi di SPBU, Harga BBM Non-Subsidi Naik Rp10.000 Per Liter |
|
|---|
| Bangun Fasilitas RDF, Bupati OKU Gandeng Danantara Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif |
|
|---|
| Detik-detik Petani di OKU Diserang Beruang Saat Menyadap Karet, Kaki dan Tangan Rahmat Terluka |
|
|---|
| Tokoh Pendidikan hingga Polisi, Inilah Deretan Wanita Hebat Penerima Penghargaan Kartini di OKU |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/banjir-baturaja-2026.jpg)