Nama Kapolres Pagaralam Dicatut Oknum Akun TikTok, Alumni Akpol 2005 Minta Warga Jangan Tertipu

Kapolres Pagaralam mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap akun TikTok palsu yang mencatut namanya.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Wawan Septiawan
MENCATUT NAMA - Foto akun TikTok yang diduga mencatut nama Kapolres Pagaralam, AKBP Januar Kencana Setia. AKBP menegaskan, akun tersebut bukan miliknya dan meminta masyarakat jangan sampai tertipu. 
Ringkasan Berita:
  • Kapolres Pagaralam mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap akun TikTok palsu yang mencatut namanya.
  • Ia secara tegas mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam praktik tersebut.
  • "Jangan mempercayai informasi yang disampaikan melalui akun tersebut, dan jangan melakukan komunikasi, pelaporan, maupun pengiriman data pribadi," katanya.

 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Kapolres Pagaralam, AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap akun TikTok palsu yang mencatut namanya dan berpotensi digunakan untuk penipuan.

Kali ini, nama Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada dicatut dalam akun TikTok ilegal yang berpotensi menjerat masyarakat dalam berbagai modus penipuan.

Ia secara tegas mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam praktik tersebut.

"Diimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati terhadap adanya akun palsu di aplikasi TikTok yang mengatasnamakan saya. Akun tersebut bukan akun resmi dan tidak memiliki keterkaitan dengan institusi kepolisian," tegasnya, Jumat (37/3/2026).

Baca juga: Waspada Modus Minta THR! Oknum Wartawan Catut Nama Tribunsumsel/Sripo Teror Pejabat PALI

Alumni Akpol 2005 ini juga menekankan pentingnya kewaspadaan dalam berinteraksi di dunia digital, terutama ketika berhadapan dengan akun yang tidak terverifikasi.

"Jangan mempercayai informasi yang disampaikan melalui akun tersebut, dan jangan melakukan komunikasi, pelaporan, maupun pengiriman data pribadi," katanya.

Perwira Polri yang dikenal mahir berbahasa Inggris ini juga mengingatkan bahwa pelaku kejahatan siber kerap memanfaatkan psikologi korban dengan iming-iming bantuan, hadiah, atau janji tertentu.

"Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah tergiur dengan iming-iming apapun, baik berupa bantuan, hadiah, maupun janji tertentu," ujar Januar.

"Apabila menemukan akun serupa atau menjadi korban, segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat," imbau Kapolres.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved