Berita PALI

Melihat Desa Betung Barat di PALI, Sabet Predikat Desa Terbaik se-Indonesia

Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel)

Tayang:
Penulis: Mat Bodok | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Mat Bodok
KANTOR DESA - Tampak Perkantoran Desa Betung Barat Kecamatan Abab Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) Sumatera Selatan, memiliki Icon Burung Garuda di atas bangunan kantor, karya anak desa, Sabtu (28/2/2026). Desa Betung Barat merupakan desa terbaik se Indonesia 
Ringkasan Berita:
  • Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Sumsel meraih predikat Terbaik ke-1 se-Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada tahun 2025.
  • Betung Barat juga terpilih sebagai salah satu dari hanya 10 desa di Sumsel yang menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas kontribusinya dalam program bantuan hukum.
  • Keberhasilan desa tersebut tak lepas dari legalitas Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang telah menangani sekitar 70 kasus masyarakat hingga tuntas.

SRIPOKU.COM, PALIDesa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. 

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Rozali, A.Md, NL.P, desa ini sukses meraih predikat Terbaik ke-1 se-Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada tahun 2025.

Selain penghargaan dari Kemendagri, Betung Barat juga terpilih sebagai salah satu dari hanya 10 desa di Sumsel yang menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas kontribusinya dalam program bantuan hukum.

Rozali mengungkapkan bahwa keberhasilan desa tersebut tak lepas dari legalitas Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang telah menangani sekitar 70 kasus masyarakat hingga tuntas.

"Kami memiliki pelayanan terintegrasi seperti konsultasi hukum, informasi hukum, dan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi). Semuanya dilayani secara gratis, bahkan warga yang datang kami sediakan minum," ujar Rozali saat ditemui di Kantor Desa Betung Barat yang ikonik dengan ornamen Burung Garuda tersebut.

Kantor desa yang diresmikan oleh Bupati PALI, Asgianto, ST, ini menjadi pusat kolaborasi antara Kades Rozali, Sekdes Ikong Ifongki, dan Kasi Pemerintah Alamsyah dalam mengusung moto Ilok Besame.

Desa Betung Barat yang memiliki luas wilayah kurang lebih 2000 hektar, dengan jumlah penduduk 5.151 jiwa, terdiri dari laki-laki 2.534 orang dan perempuan 2.617 orang, dan sebanyak 1.447 Kepala Keluarga (KK).

Tentunya 5.151 jiwa ini tersebar di 9 dusun dan tinggal di wilayah perbatasan sebelah Utara Desa Karang Agung, sebelah Selatan Desa Purun/Purun Timur, Sebelah Timur Desa Betung/Betung Selatan,dan Sebelah Barat Desa Air Itam/Gm. Menang.

Disinggung soal adanya pemotongan dana desa, Rozali menarik napas panjang. 

Ia mengaku mau tidak mau harus menerima kebijakan dari pemerintah pusat, walaupun beberapa program unggulan sudah dimusyawarahkan dengan warga desa seperti, pertanian dan struktur bangunan jalan desa yang diharap banyak orang.

"Tentu ini berdampak pada program pembangunan desa. Dan secara bertahap sudah kita sampaikan kepada masyarakat program yang sudah tercatat ada yang desa tunda," katanya

Untuk program yang kita pangkas belum bisa kita uraikan satu persatu, karena hingga saat ini desa belum mengetahui secara reel berapa besaran anggaran yang kita dapat.

"Untuk kegiatan sosial tentunya, belum juga kita uraikan, nanti akan dimusyawarahkan terlebih dahulu bersama perangkat desa," kata dia. 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved