Berita OKI
Sepekan Jelang Ramadan, Harga Ayam dan Telur di Pasar Kayuagung Terpantau Naik
Biasanya harga akan terus meningkat saat memasuki awal puasa, tergantung permintaan masyarakat dan ketersediaan stok tingkat pengepul.
Penulis: Nando Davinchi | Editor: tarso romli
Ringkasan Berita:
- Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kayuagung OKI mulai merangkak naik sepekan jelang bulan suci ramadan.
- Kenaikan harga terjadi pada ayam potong dan telur ayam yang naik masing-masing Rp 2.000 per kilogram.
- Pedagang memprediksi kebuthan pokok masih akan naik saat bulan ramadan hingga menjelang Idul Fitri, namun tergantung dengan ketersediaan stoknya.
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Memasuki sepekan menjelang bulan suci Ramadan, kebutuhan pokok pasar tradisional Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, mulai merangkak naik.
Pantauan di lapangan pada Selasa (10/2/2026) siang, menunjukkan sudah ada lonjakan pada harga telur ayam Rp 29.000 dan ayam potong Rp 40.000 atau naik sekitar Rp 2.000 per kilogram.
Hasil penelusuran di pekan kedua Februari, tercatat cabai merah keriting Rp 40.000, rawit merah Rp 70.000, rawit hijau Rp 70.000, bawang merah dan putih Rp 40.000, wortel Rp 10.000 dan kentang Rp 10.000 perkilogram. Atau belum ada kenaikan harga hingga kini.
"Ya, sudah dua hari ini ada kenaikan harga daging ayam dan telur yaitu berkisar Rp 2.000 per kilogramnya," kata seorang pedagang, Angga saat ditemui pada Selasa (10/2/2026) siang.
Menurutnya, biasanya harga akan terus meningkat saat memasuki awal puasa, tergantung permintaan masyarakat dan ketersediaan stok tingkat pengepul.
"Kalau berkaca tahun sebelumnya, biasanya saat hari awal puasa nanti hingga menjelang lebaran sembako berpotensi masih naik lagi," ujarnya.
Kenaikan ini pun mulai disikapi dengan waswas oleh para pembeli, terutama ibu rumah tangga yang harus memutar otak agar dapur ngebul.
"Dua ribu per kilo kalau beli banyak ya berasa juga pengeluaran kami," cetus Nurhasanah, seorang pembeli di pasar.
Ia memprediksi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan di Kayuagung masih akan berlanjut hingga hari pertama puasa.
Ketersediaan stok tingkat pengepul akan menjadi faktor kunci apakah harga akan melambung tinggi atau tetap batas toleransi masyarakat.
"Kami berharap pemerintah bisa memantau stok, jangan sampai pas masuk puasa nanti harganya malah makin nggak masuk akal," pungkasnya.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Baca juga: Tanggapan Wali Kota Soal Gapura Linggau Juara Ambruk, Yoppy: Panggil Pelakunya Sanggup Berapa
Baca juga: Semua ATM Diblokir, Detik-detik Wanita Asal Denmark Ditemukan Tak Bernyawa di Buleleng
| Perajin Gerabah Kedaton OKI Tetap Bertahan, Diyakini Sudah Ada Sejak Masa Kerajaan Sriwijaya |
|
|---|
| Wabup OKI Kritik Anggaran Seremonial: Desentralisasi Sia-sia Jika Tak Berpihak pada Rakyat |
|
|---|
| Kebakaran Rumah di Pematang Buluran SP Padang OKI, Nenek 81 Tahun Ditemukan Tewas Mengenaskan |
|
|---|
| Penampakan Pohon Kapuk Raksasa Salah Satu Terbesar yang ada di Kayuagung OKI, Tumbang Ditiup Angin |
|
|---|
| TMMD ke-128 Kodim 0402/OKI Kebut Pembukaan Jalan 6 KM dan Rehabilitasi Rumah Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Pasar-Tradisional-Kayuagung-OKI.jpg)