Berita OKI
Ribuan Rumah di 4 Kecamatan OKI Terendam Banjir, BPBD Evakuasi Warga dan Minta Waspada Luapan Sungai
Berdasarkan data yang diperoleh 4 Kecamatan terdampak yaitu Mesuji tersebar di Desa Marga Bhakti, Jaya Bhakti dan Kota Baru.
Penulis: Nando Davinchi | Editor: pairat
Ringkasan Berita:
- Curah hujan tinggi awal tahun 2026 menyebabkan banjir di OKI akibat luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air.
- Ribuan rumah di puluhan desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Mesuji, Lempuing, Mesuji Makmur, dan Air Sugihan, dilaporkan terendam, dengan sebagian warga terdampak sejak dua hingga empat hari terakhir.
- BPBD OKI telah menerjunkan petugas untuk evakuasi dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta mengamankan barang-barang berharga.
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) awal tahun 2026 memicu bencana banjir yang menimpa masyarakat.
Akibat luapan sungai yang tidak terbendung, membuat ribuan rumah di puluhan desa yang tersebar di 4 Kecamatan dilaporkan terendam.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI, Nova Trissuyanto, mengonfirmasi bahwa kondisi ini dipicu cuaca ekstrem yang membuat sungai-sungai di wilayah tersebut tidak lagi mampu menampung debit air hujan.
"Ya, sebagian besar wilayah terdampak banjir akibat luapan air sungai yang tak dapat menampung hujan yang datang terus-menerus," ujar Nova saat dikonfirmasi Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post pada Sabtu (10/1/2026) pagi.
Baca juga: Kondisi Terkini Tulung Selapan OKI Pasca Diguncang Gempa Bumi, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Berdasarkan data yang diperoleh 4 Kecamatan terdampak yaitu Mesuji tersebar di Desa Marga Bhakti, Jaya Bhakti dan Kota Baru. Lalu Lempuing di Desa Bumiarjo, Dabuk Rejo, Cahya Bumi, Cahya Makmur, Cahya Tani dan Tebing Suluh.
Selanjutnya Kecamatan Mesuji Makmur yaitu Desa Gading Sari. Serta Kecamatan Air Sugihan hampir merata seluruh desa.
Menurutnya, masyarakat beberapa desa rumahnya telah terdampak banjir sejak 2 sampai 4 hari terakhir. Hingga membuat petugas gabungan diterjunkan dilokasi.
"Petugas sudah berada di titik-titik desa yang banjir, bahkan hari ini kami menuju Desa Tebing Suluh, untuk upaya evakuasi masyarakat ke tempat yang lebih aman," ujarnya
Dengan adanya kejadian banjir ini, Nova menghimbau masyarakat yang berada di bantaran sungai agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca yang masih belum menentu.
"Waspadai potensi luapan air sungai, terutama pada saat pasang maksimum dan usai hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi,"
"Amankan barang-barang berharga, dokumen penting dan peralatan elektronik ke tempat lebih tinggi. Awasi anak-anak agar tak bermain atau beraktivitas di sekitar sungai," pesannya.
Selain itu. Nova turut mengingatkan bagi nelayan sungai dan pengguna perahu untuk diminta lebih berhati-hati, memperhatikan arus yang lebih deras dan potensi benda hanyut.
"Segera laporkan ke aparat desa atau petugas terkait apabila terjadi kenaikan air secara signifikan atau tanda-tanda darurat lainnya," pungkasnya.
| 1.660 Pasutri di OKI & OI Resmi Cerai di Pengadilan Agama Kayuagung Sepanjang 2025, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Wisata Gratis dan Ramah Keluarga, Taman Segitiga Emas Kayu Agung Jadi Favorit Warga OKI |
|
|---|
| Herman Deru dan Muchendi Percepat Pembangunan Infrastruktur di Tulung Selapan |
|
|---|
| Jalan Tulung Selapan OKI Kini Mulus, Jarak Tempuh ke Palembang Cukup 3 Jam. |
|
|---|
| Sepanjang Tahun 2025 Polres OKI Tangani 982 Laporan Polisi, Sita 71.221 Butir Ekstasi & 1,5 Kg Sabu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Puluhan-rumah-masyarakat-di-Desa-Cahaya-Maju-tergenang-air-luapan-Sungai-Lempuing.jpg)